Berita

Jurubicara Timnas Amin, Billy David Nerotumilena/RMOL

Politik

Bus Kampanye Pendukung Disabotase, Jubir Timnas: Ada yang Ketakutan Eksistensi Amin

RABU, 31 JANUARI 2024 | 10:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tim nasional pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas Amin) menyayangkan intervensi yang dilakukan pihak tertentu dengan membatalkan bus pesanan pendukung Amin untuk menghadiri kampanye akbar di Jakarta International Stadium (JIS) pada 10 Februari mendatang.

Jurubicara Timnas Amin, Billy David Nerotumilena melihat, kejadian ini menunjukkan adanya kepanikan dari pihak tertentu akan gerakan perubahan yang semakin meluas.

"Adanya ketakutan yang masif terhadap eksistensi Amin dan gerakan rakyat terhadap perubahan," kata Billy saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (31/1).


Kepanikan dan ketakutan itu yang membuat pihak tertentu berupaya menggagalkan agenda kampanye akbar Amin di JIS dengan melakukan sabotase.

"Adanya tekanan terhadap vendor bus sehingga mau tidak mau vendor harus membatalkan," ungkap Billy.

Kabar mengenai pesanan bus pendukung Amin mendadak dibatalkan pertama kali disampaikan Jurubicara Timnas Amin, Said Didu di akun X miliknya.

"Tim saya sudah pesan bus untuk acara kampanye akbar pasangan Amin di JIS tanggal 10 Februari dua hari lalu dan sudah dibayar. Hari ini kami ditelepon bahwa dibatalkan dengan alasan yang tidak masuk akal," ungkap Said Didu.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya