Berita

Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid/RMOL

Politik

Respon Ucapan Guntur, TKN Yakin Pecinta Jokowi Lebih Banyak

SELASA, 30 JANUARI 2024 | 22:44 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran buka suara terkait pernyataan Ketua Dewan Ideologi DPP PA GMNI, Guntur Soekarnoputra, yang mengatakan Jokowi "bisa diapa-apain" kalau Ganjar-Mahfud menang Pilpres 2024.

Sekretaris TKN, Nusron Wahid, dihubungi wartawan di Media Center TKN, Jalan Sriwijaya 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (30/1) mengatakan, pihaknya tak merasa terancam dengan apa yang dikatakan putra Proklamator yang juga kakak kandung Megawati Soekarnoputri itu.

Nusron yakin, lebih banyak masyarakat yang lebih mencintai Jokowi ketimbang Guntur.


"Kita tidak merasa terancam, wong pecinta Jokowi lebih banyak daripada pecinta Pak Guntur maupun yang lain. Yang jelas pak Jokowi lebih dicintai, setidaknya tercermin dari hasil survei," katanya.

Nusron menegaskan, TKN menghormati komentar putra dari Presiden Soekarno itu, karena memang punya hak untuk berbicara.

Seperti diberitakan, Guntur sempat mengatakan, akan "mengurus" Jokowi bila Ganjar-Mahfud menang.

"Kalau itu (menang Pilpres 2024) sudah tercapai, kekuasaan dan hak prerogratif ada di Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Baru yang lain kita apa-apain gampang, termasuk Jokowi tuh mau kita apain, kita nantilah," tutur Guntur, di Rumah Aspirasi Relawan, di Jakarta, Senin (29/1).

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Gol Dramatis Lautaro Martínez Bawa Argentina ke Final

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:20

KPK Watch Dorong DPR Percepat Bahas RUU Perampasan Aset

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03

Klaster Asabri-Jiwasraya dari Suap, Gratifikasi, hingga Pencucian Uang

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:30

Pecat Jaksa Agung ST Burhanuddin!

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:08

Pemilu 2029 Inkonstitusional Jika UU Pemilu Tak Direvisi

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:04

Gus Miftah Terima Uang Haram Rp100 Juta? Ah, Jangan Bercanda

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:40

Fahira Idris: Ancaman Bom Bukan Candaan!

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:08

Kasus Febrie Adriansyah Berpeluang Antiklimaks

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Dominasi Agrinas di KDKMP Membahayakan Desa

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Kejagung Bikin Dagelan Kasus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 01:18

Selengkapnya