Berita

Siti Atikoh Suprianti di antara ribuan santriwati Ponpes Khas Kempek, Cirebon/Ist

Politik

Atikoh Sambangi Santri Ponpes KHAS Kempek Cirebon

SELASA, 30 JANUARI 2024 | 20:41 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sejumlah program untuk pesantren yang digagas Paslon Nomor Urut 3, Ganjar-Mahfud, dibeberkan Siti Atikoh Suprianti, istri Capres yang diusung PDI Perjuangan itu, di hadapan santri Ponpes KHAS (Kiai Haji Aqiel Siradj) Kempek, Gempol, Cirebon, Jawa Barat, Selasa (30/1).

Acara yang dikemas dalam tajuk 'Seminar Kesehatan Remaja Putri' itu juga dihadiri pengasuh pondok, KH Muhammad Musthofa Aqiel Siradj, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo, Liliana Tanoesoedibjo, Deputi Inklusi TPN Jaleswari Pramodhawardhani dan ribuan santriwati.

Salah satu program unggulan Ganjar-Mahfud, kata Atikoh, adalah santripreneur hingga insentif untuk guru agama, yang selama ini kurang mendapat perhatian dari pemerintah.


Dia memaparkan itu, menjawab pertanyaan santriwati bernama Lulu, terkait program prioritas Ganjar-Mahfud untuk pesantren. Sedangkan program prioritas pertama tak lain dana abadi pesantren.

"Selain itu juga ada santripreneurship, apalagi ini ada Pak Hary Tanoe, yang sudah bergelut di kewirausahaan, jadi bisnisman luar biasa," tambahnya.

Lebih lanjut Atikoh mengatakan, Ganjar-Mahfud juga punya program beasiswa untuk santri dan santriwati berprestasi.

Ada juga program insentif untuk para guru dan pengajar agama. Atikoh banyak menampung keluhan, khususnya pondok pesantren, bahwa insentif guru agama masih minim.

"Santriwati diharapkan bisa mandiri, bermanfaat untuk masyarakat, keluarga dan agama, serta bangsa dan negara. Di pesantren pasti dibekali leadership dan ilmu agama. Pesantren itu kawah candradimuka buat adik-adik semua,” tutup Atikoh.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya