Berita

Kementerian Pertanian/Net

Bisnis

Kirim Belasan Ton Pakan Ternak ke Jepang dan Vietnam, Wamentan: Indonesia Berpotensi jadi Produsen Dunia

SELASA, 30 JANUARI 2024 | 10:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indonesia berpotensi menjadi produsen pakan ternak. Hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi saat melepas produk ekspor Suplemen Pakan Ternak dan Pakan Ternak Ke Jepang dan Vietnam, di Tangerang, baru-baru ini.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah berupaya mendorong para pelaku usaha agar aktif mencari peluang pasar internasional.

Sebanyak 14 ton Suplemen Pakan Ternak senilai 13.320 dolar AS diekspor ke Jepang dan  1.200 box  Pakan Ternak senilai 35.000 dolar AS diekspor ke Vietnam. Semuanya adalah produksi dari PT. Nutricell Pacific.


Hal itu menunjukkan bahwa Indonesia sebagai Negara yang besar memiliki sumber daya alam dan ketersediaan sumber daya manusia yang jumlahnya banyak, sekaligus merupakan faktor pendukung utama yang bisa dimanfaatkan untuk menjadikan Indonesia sebagai Negara produsen besar.

"Ini merupakan terobosan baru karena kita ketahui pasar Jepang sangat sulit ditembus, Alhamdulillah sekarang bisa masuk", ujar Harvick, dalam keterangannya yang dikutip Selasa (30/1).

Dengan memanfaatkan potensi yang ada, Indonesia dapat mengekspor berbagai macam kebutuhan dunia dan agar para petani dan peternak di sektor hulu juga dapat menikmati hasil kerja kerasnya.

"Utamanya ke depan kita akan lebih giatkan di sektor-sektor yang lain, bukan hanya di peternakan tetapi juga di pertanian, dan perkebunannya kita maksimalkan", jelasnya.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Nasrullah, menyampaikan bahwa pelepasan ekspor produk-produk tersebut ke Jepang dan Vietnam merupakan hasil dari kunjungan kerja Delegasi Indonesia pada awal Desember 2023. 

Deleasi Indonesia saat itu diwakili oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan ke Negara Jepang dalam rangka melakukan promosi produk komoditas peternakan.

“PT. Nutricell menjadi salah satu perusahaan yang ambil bagian dalam lawatan ini, dan berhasil melakukan penandatanganan kesepakatan dengan Japan Nutrition Corporation, Inc untuk penjualan produk suplemen pakan ternak senilai 3 juta dolar AS yang akan dikirim dalam beberapa tahap,” jelas Nasrullah.

Berdasarkan data BPS, neraca ekspor impor pertanian tahun 2023 menunjukkan angka positif dengan selisih nilai ekspor terhadap impor mencapai 3.307,2 juta dolar AS. 
Begitu pula dengan kinerja ekspor komoditas peternakan pada periode Januari – Desember Tahun 2023, (angka sementara) tercatat senilai 1.37 miliar dolar AS atau setara Rp. 21,3 triliun dengan pertumbuhan nilai ekspor meningkat sebesar 2,2 persen dan pertumbuhan volume ekspor meningkat 5,58 persen dibandingkan periode yang sama pada 2022.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya