Berita

Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD, saat kampanye terbuka dan Tasyakuran Harlah Partai Hanura ke-17 yang bertempat di Stadion Wiradadaha, Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya, Sabtu (27/1)/RMOLJabar

Politik

Mahfud MD Janji Putihkan Kredit Macet Bagi Petani dan Nelayan

MINGGU, 28 JANUARI 2024 | 06:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD, menjanjikan penghapusan utang kredit macet bagi para nelayan dan petani di Indonesia.

Hal itu dikatakan Mahfud saat melakukan kampanye terbuka dan peringatan Tasyakuran Harlah Partai Hanura ke-17 di Stadion Wiradadaha, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (27/1).

"Para petani dan nelayan yang saat ini memiliki utang ke pemerintah kemudian enggak bisa bayar karena sesuatu hal, semua utangnya nanti akan dibebaskan," janji Mahfud di hadapan ribuan warga Kota Tasikmalaya.


Selain itu, Mahfud menambahkan, berdasarkan catatan di seluruh Indonesia para petani punya utang kepada negara kemudian macet. Tersisa sekarang utang yang belum terbayar sebesar Rp 688 miliar.

"Nah masalah itu akan kami tutup," ujar Mahfud.

Cara yang akan dilakukan untuk menutup utang para nelayan dan petani, Mahfud MD mengaku akan diambilkan sepersekian dari jumlah rampasan hasil kasus korupsi.

"Korupsi di kita itu triliunan. Kalau kita menghapus korupsi sampai Rp10 triliun misalnya, masa kita tidak bisa memberi Rp 688 miliar kepada para petani dan nelayan," terang Mahfud.

Menurut dia, bahwa pemutihan utang para petani dan nelayan harus dilakukan karena mereka terlilit utang yang diberikan pemerintah.

"Tak hanya itu, pupuk subsidi tidak sampai ke petani. Utang-utangnya bisa dibayar oleh pemerintah nanti akan diputihkan atau dibebaskan," tutup Mahfud MD.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya