Berita

Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, bersama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Net

Politik

Harusnya SBY Turun Gunung Sejak Demokrat Dukung Prabowo

SABTU, 27 JANUARI 2024 | 23:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) seharusnya “turun gunung” sejak Partai Demokrat mendeklarasikan dukungan terhadap pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024.

Sebab, Partai Demokrat merupakan salah satu parpol pengusung Prabowo-Gibran.

“Semestinya sejak awal ia sudah turun langsung berkampanye,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (27/1).


Menurut Dedi, langkah ayah dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), itu baru turun gunung menjelang akhir-akhir Pemilu 2024 ini justru memunculkan tanda tanya besar.  

“Baru turun menjelang tiga pekan Pemilu, menandai gagalnya AHY mengomandoi Demokrat? Juga bisa jadi karena SBY mengetahui Demokrat sedang (dalam) masa yang kurang baik terkait elektabilitas?” kritik pengamat politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

Dalam beberapa hari terakhir, SBY mulai turun gunung mengkampanyekan Prabowo-Gibran. Teranyar, SBY terjun ke Lumajang, Jawa Timur, pada Jumat (26/1). Dia meminta kader Partai Demokrat total mendukung pasangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.

“Saya mengajak masyarakat untuk memilih Partai Demokrat dan memenangkan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pemilu 2024," kata SBY.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya