Berita

Harun Sulkam/Ist

Politik

Perjalanan Panjang Sebagai Aktivis, Harun Sulkam Mantap Berpolitik Lewat Demokrat

SABTU, 27 JANUARI 2024 | 21:35 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Memilih Partai Demokrat sebagai kendaraan politik, Harun Sulkam alias Aam siap memperjuangkan kepentingan rakyat dari dalam ruang sidang DPR RI.

Aam menjadi calon legislatif (caleg) nomor 1 DPR RI dari Partai Demokrat Dapil Jawa Timur VI meliputi Blitar, Kediri, dan Tulungagung.

Kental dikenal sebagai aktivis era 80an, Aam yakin akan maksimal membahas isu-isu dari masalah rakyat jika duduk di parlemen.


Aam pun sudah memetakan masalah pokok yang dirasakan masyarakat. Secara legislasi, ia akan mendorong pengesahan UU Perlindungan Asisten Rumah Tangga (ART) jika dipercaya duduk di kursi DPR RI.

Aam juga akan memperjuangkan penambahan anggaran subsidi pupuk bagi petani. Di mana, belakangan banyak bermunculan keluhan petani yang sulit mendapatkan pupuk.

"Pupuk subsidi (harus) ditambah anggarannya, sehingga bisa diakses oleh masyarakat diikuti dengan tata kelola yang baik," kata Aam dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/1).

Soal pupuk, lanjutnya, selain ditambah pos anggaran juga  perlu perbaikan tata kelola karena masih banyak penyelewengan dalam penyalurannya.

"Pengawasannya tidak bagus pun juga percuma. Hanya orang-orang tertentu saja yang kemudian menikmati," tuturnya.

Sementara warga Kediri bernama Iwan Setiawan (45) menilai, Aam layak menjadi anggota DPR dengan rekam jejaknya sebagai aktivis peduli rakyat.

"Keberpihakan Pak Harun Sulkam terhadap rakyat tidak diragukan lagi. Saya pilih beliau," tegasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya