Berita

Pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka/Istimewa

Politik

Soal Presiden Boleh Berpihak, Timnas Amin Minta Prabowo-Gibran Ingatkan Jokowi

KAMIS, 25 JANUARI 2024 | 12:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal pemimpin negara boleh berkampanye dan memihak pada Pemilu 2024 asal tidak menggunakan fasilitas negara ditanggapi Tim Nasional Pemenangan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas Amin).

Menurut Jurubicara Timnas Amin, Surya Tjandra, sebagai seorang presiden, Jokowi seharusnya bisa berlaku adil dan tidak memihak di Pilpres. Terlepas dari kondisi bahwa anak sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, saat ini menjadi calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Prabowo Subianto.

"Tampaknya publik merespons sangat negatif terhadap pernyataan ini," kata Surya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL melalui pesan WhatsApp, di Jakarta, Kamis (25/1).


Mantan Wakil Menteri (Wamen) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR-BPN) itu pun berharap pasangan Prabowo-Gibran dapat meluruskan sikap Presiden Jokowi yang dinilai keliru tersebut.

"Semoga Pak Prabowo maupun Pak Gibran juga bisa bantu mengingatkan presiden soal ini," ucap mantan politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu.

"Kita ingin di pilpres, rakyat yang menjadi nomor satu bukan dinomorduakan karena kepentingan sebagian orang yang kebetulan sedang berkuasa," pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya