Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Mulai Bangkrut, EBay PHK 1.000 Karyawan Tetap

RABU, 24 JANUARI 2024 | 08:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

eBay mengumumkan akan memangkas jumlah pekerjanya sekitar 9 persen atau 1.000 karyawan tetap.

Situs web lelang daring yang memungkinkan orang-orang dari seluruh dunia melakukan jual dan beli berbagai barang dan jasa ini juga mengatakan akan dalam mengurangi jumlah tenaga kerja kontrak dalam beberapa bulan mendatang. 
Presiden dan CEO eBay, Jamie Iannone, mengatakan pada Selasa (24/1) waktu setempat, bahwa langkah itu terpaksa mereka lakukan karena melonjaknya biaya-biaya.

“Meskipun kami membuat kemajuan dalam strategi kami, jumlah pegawai dan pengeluaran kami secara keseluruhan telah melampaui pertumbuhan bisnis kami,” katanya dalam surat yang dibagikan kepada karyawan, seperti dikutip dari The Verge.

“Meskipun kami membuat kemajuan dalam strategi kami, jumlah pegawai dan pengeluaran kami secara keseluruhan telah melampaui pertumbuhan bisnis kami,” katanya dalam surat yang dibagikan kepada karyawan, seperti dikutip dari The Verge.

Meskipun melaporkan laba sebesar 1,3 miliar dolar AS pada kuartal terakhir, yang digambarkan sebagai “seperempat lagi hasil yang solid” namun eBay merasa perlu ada perubahan.

“Masih banyak yang dapat kami lakukan untuk memastikan kesuksesan kami,” kata Jamie.

Ia menekankan bahwa eBay harus menjadi perusahaan “lebih gesit” yang “membuat keputusan lebih cepat” untuk memposisikan dirinya untuk “jangka panjang, berkelanjutan pertumbuhan".
 
Saham eBay naik sekitar 3,7 persen dalam perdagangan Selasa menjadi 42,95 dolar AS.

Langkah eBay menyusul beberapa perusahaan teknologi yang telah lebih dulu melakukan PHK, Google, Discord, Twitch, dan Unity.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya