Berita

Cawapres Nomor Urut 3, Mahfud MD/Net

Politik

Hanya soal Waktu, Mahfud MD Pastikan Mundur dari Kabinet

SELASA, 23 JANUARI 2024 | 22:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Cawapres Nomor Urut 3, Mahfud MD, memastikan mundur dari jabatan sebagai Menko Polhukam RI. Namun masih menunggu waktu yang tepat.

Pernyataan itu disampaikan Mahfud pada acara “Tabrak Prof” yang disiarkan secara live di akun Instagram pribadi, Mohmafudmd, dikutip Selasa malam (23/1).

“Tolong dengarkan baik-baik semuanya. Apa yang disampaikan Pak Ganjar ke publik sore ini adalah kesepakatan saya dengan Pak Ganjar sejak awal. Bahwa, pada saat yang tepat, saya pasti mengajukan pengunduran diri secara baik-baik,” tegasnya.


Dia juga menegaskan tidak pertentangan sama sekali dengan Ganjar terkait rencana mundur dari kabinet Jokowi.

“Jadi tidak ada pertentangan antara saya dengan Pak Ganjar,” katanya.

Mahfud pun mengingatkan kepada semua pihak, bahwa dirinya sudah memberikan sinyal itu setelah debat Cawapres Minggu kemarin (21/1).

“Saya berterima kasih kepada Pak Jokowi yang telah mengangkat saya 4,5 tahun yang lalu sebagai Menko Polhukam. Dan saya percaya dia punya niat baik untuk rakyat saat mengangkat saya, dan saya membantunya,” tuturnya.

Dia bersedia bersama Ganjar untuk melanjutkan tugas-tugasnya, karena sosok Ganjar, menurut dia, merupakan calon presiden yang betul-betul pro rakyat.

“Kenapa tidak dilakukan sekarang? Karena begini, pertama, menurut aturan, itu tidak dilarang,” kata Mahfud.

Kedua, ia juga ingin memberi contoh, walau dirinya kini Cawapres dan masih merangkap jabatan, namun tetap profesional dan tidak menyalahgunakan wewenang.

“Apakah saya menggunakan kedudukan saya untuk memanfaatkan fasilitas negara atau tidak? Ini sudah 3 bulan saya lakukan, saya tidak pernah menggunakan fasilitas negara!” tandasnya.

“Saya masih berkantor di Polhukam, rutin. Semua tugas, semua surat masuk pasti selesai tidak sampai seminggu di meja saya, meski saya cawapres,” tutupnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya