Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo/Ist

Politik

Tersandera, PDIP Tak Mampu Tegas ke Jokowi

SELASA, 23 JANUARI 2024 | 21:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Relasi PDI Perjuangan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di tahun Pemilu ini dinilai renggang.

PDIP hanya bisa menyindir, itu pun tak secara langsung ke Presiden Joko Widodo, apalagi bersikap tegas.

Analis politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menilai, sudah tiga bulan terakhir PDIP hanya kerap menyindir, termasuk ke partai-partai yang masih setia pada Jokowi.


"Masalahnya, kenapa PDIP tak berani mengkritik langsung kepada Jokowi?" Jamiluddin Ritonga balik bertanya.

Kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (23/1), dia mengungkapkan, belum tegasnya PDIP kepada Jokowi karena saling sandera.

"Ini politik saling sandera, kemungkinan besar Jokowi sebenarnya sudah tahu isi perut PDIP," ujarnya.

"Karena itu Jokowi tak terlalu khawatir dengan PDIP. Saya justru melihat kekhawatiran itu ada pada PDIP," imbuhnya.

Itulah, sambung dia, yang membuat PDIP tidak bisa tegas kepada Jokowi.

"Makanya PDIP tak pernah mengkritik secara langsung ke Jokowi. Intinya, bisa jadi Jokowi sudah beri umpan ke PDIP, dan PDIP menyambar itu, dan itulah yang menjadi alat sandera Pak Jokowi ke PDIP," tutupnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya