Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Loyalis Jokowi Masih Kuat, PDIP Belum Berani Ambil Sikap

SELASA, 23 JANUARI 2024 | 15:29 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

PDI Perjuangan (PDIP) belum berani mengambil sikap tegas dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) lantaran loyalis Jokowi masih kuat di basis banteng.

Hal itu disampaikan pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Dedi Kurnia Syah tentang sindiran PDIP yang cukup berani namun belum ada aksi dari banteng.

Menurutnya, tingginya tingkat loyalitas kader banteng kepada Jokowi sangat penting bagi partai politik.


"Jokowi masih miliki loyalis yang cukup kuat, dan bagi Parpol itu penting," ujar Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (23/1).

Direktur eksekutif Indonesia Political Opinion ini memandang, PDIP tidak berani menunjukkan sikap oposisi kepada Jokowi, karena takut akan kehilangan dukungan dari kader banteng itu sendiri.

"PDIP tentu tidak berani tunjukkan permusuhan langsung, karena khawatir kian kehilangan pemilih PDIP yang pro Jokowi," jelasnya.

Dedi menilai PDIP saat ini di posisi yang dilematis, ingin tegas namun khawatir kehilangan suara pada Pemilu 2024.

"PDIP sebenarnya serba sulit soal Jokowi, satu sisi ingin tegas pada Jokowi dengan memecat dari kader, atau keluar kabinet, tetapi dikhawatirkan justru berdampak buruk bagi PDIP dari sisi partai," tutupnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya