Berita

Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, saat menjalani debat keempat Pilpres 2024 di JCC, Senayan, Jakarta, Senin malam (21/1)/Istimewa

Politik

Usai Debat Cawapres, Gibran Dominasi Berbagai Lini Digital

SENIN, 22 JANUARI 2024 | 12:09 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Debat keempat Pilpres 2024 atau debat kedua bagi calon wakil presiden pada Minggu malam (21/1) berlangsung menarik dan tetap panas seperti debat sebelumnya. Perdebatan pun muncul di masyarakat soal siapa yang tampil paling baik dalam debat.

Pengamat Media Baru, Prabu Revolusi, memiliki statistik terkait pembahasan debat cawapres yang berlangsung di Jakarta Convention Centre, Jakarta, itu. Berdasarkan penelusuran Prabu, calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, mengungguli cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan cawapres nomor urut 3 Mahfud MD di media sosial.

Ini merupakan data internal yang dikumpulkan sebagai bagian dari mitigasi penghentian maraknya bot di media sosial sepanjang perdebatan berlangsung, mulai pukul 18.00 hingga 22.10 WIB.


“Pembicaraan tentang Gibran mendominasi percakapan dan pemberitaan di dunia digital atau media baru hingga 55,4 persen, sementara itu Cak Imin menempati posisi kedua dengan persentase sebesar 29,4 persen, dan Pak Mahfud di posisi ketiga dengan persentase sebesar 15,2 persen,” ucap Prabu, melalui keterangannya di Jakarta, Senin (22/1).

Lanjut Prabu, hal ini dapat diartikan sebagai beragam perilaku komunitas digital berdasarkan studi dari Pew Studies Center yang melibatkan diskusi di media sosial dan pemberitaan digital (media baru).

Mirip dengan interaksi tatap muka, individu bereaksi terhadap fenomena dengan mengambil tindakan, membuat reaksi, atau sekadar menyerap data. Dalam konteks perbincangan seorang tokoh, popularitas tokoh tersebut di dunia maya bisa diukur, sama halnya dengan naik turunnya suatu perbincangan di dunia digital.

Prabu menjelaskan lebih jauh terkait jumlah pembahasan yang terjadi setelah debat cawapres pada 2024. Berdasarkan statistiknya, Mahfud MD mencatatkan total volume pembahasan sebanyak 61.522, disusul Muhaimin Iskandar sebanyak 119.425, dan Gibran Rakabuming Raka mencapai 225.063.

Mengenai justifikasi lebih lanjut yang disampaikannya, persepsi prospektif tersebut didasarkan pada keseluruhan wacana yang ada saat ini. Dengan demikian, Gibran yang menempati peringkat pertama diskusi juga memiliki potensi tayangan terbanyak (3,1 miliar), mengungguli Cak Imin (2,3 miliar) dan Mahfud MD (982,7 juta).

“Dari data ini kita bisa melihat bahwa Gibran Rakabuming mendominasi perhatian dari publik terutama public yang menyaksikan melalui beberapa platform sosial media maupun pemberitaan online” jelas Prabu.

Menurut Prabu, selain volume diskusi, metrik juga bisa digunakan untuk mengetahui popularitas calon wakil presiden di media sosial. Misalnya, berdasarkan metrik suka, komentar, keterlibatan, dan jangkauan data tertentu.

Berdasarkan performa digital saat debat cawapres, Gibran tampil sebagai pemenang dari semua faktor yang ditunjukkan Prabu.

Unggul di Semua Sesi Debat

Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, juga dinilai telah menunjukkan kemampuan generasi muda Indonesia dalam mengambil peran kepemimpinan dengan mengikuti debat wakil presiden.

Pakar digital dari Maja Labs, Adrian Zakhary, memuji Gibran atas kinerjanya yang luar biasa di seluruh sesi diskusi.

“Cawapres 02 Gibran tak diragukan lagi, tentu sangat unggul di semua sesi debat, bagaimana Gibran bisa memberikan berbagai pertanyaan kritis, menjawab dengan solusi tidak hanya jangka pendek tapi jangka panjang,” ucap Adrian.

Bagi Adrian, Gibran dalam debat cawapres kemarin menunjukkan kemampuannya sebagai pemimpin muda yang mumpuni. Keahlian Gibran dalam berkomunikasi secara ringkas dan efektif memungkinkan menunjukkan keunggulannya dalam memberikan jawaban yang matang dan ide-ide jangka panjang.

Ia juga menunjukkan rasa hormat terhadap rekan-rekan debatnya dengan menyoroti pentingnya hilirisasi bagi kemajuan negara.

“Dan satu lagi, anak muda tetap memberikan respect kepada senior, Prof Mahfud dan Cak Imin, meskipun berdebat tapi tetap menghargai dan memohon maaf jika kurang berkenan, saya rasa ini sikap ksatria seorang Gibran,” jelas Adrian.

Debat keempat atau debat cawapres kedua berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada Minggu malam (21/1). Debat kali ini membahas 6 subtema, yaitu pembangunan berkelanjutan dan lingkungan hidup, sumber daya alam dan energi, pangan, agraria, masyarakat adat dan desa.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya