Berita

Cawapres Nomor Urut 2, Gibran Rakabuming Raka tak menggunakan podium saat memaparkan visi misi debat cawapres keempat di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu malam (21/1)/RMOL

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Di Debat Keempat, Cawapres Bebas Berbicara di Luar Podium

MINGGU, 21 JANUARI 2024 | 19:48 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Teknis debat keempat yang digelar untuk tiga calon wakil presiden (cawapres), utamanya saat berbicara berbeda dari debat sebelumnya.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi debat, Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu malam (21/1), terdapat cawapres yang berbicara tidak di belakang podium yang disediakan.

Hal tersebut nampak ketika Cawapres Nomor Urut 2, Gibran Rakabuming Raka mendapat kesempatan menyampaikan visi, misi, dan programnya terkait tema yang diangkat.


Gibran berbicara tidak memakai mic yang menempel dengan podium, tetapi menggunakan mic tangan yang juga disediakan televisi penyelenggara.

Apa yang dilakukan Gibran berbeda dengan cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar dan cawapres nomor urut 3, Mahfud MD, yang berbicara menggunakan mic yang ada di podium.

Yang terjadi di debat keempat untuk cawapres tersebut berbeda dengan debat ketiga yang diperuntukan bagi calon presiden (capres).

Tiga capres hanya disediakan satu mic, yaitu yang menempel di atas podium masing-masing capres.

Penerapan satu mic yang menempel di podium pada debat ketiga itu, merupakan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setelah muncul kontroversi penggunaan 3 mic di debat kedua.

Pada debat kedua, tiga cawapres disediakan 3 mic, yakni yang menempel di baju, mic tangan, dan mic yang ada di podium.

Namun, beredar di media sosial gambar Gibran saat debat kala itu, dan disebut-sebut menggunakan alat bantu pendengaran.

Tetapi informasi itu dibantah KPU, dan membuat teknis penyediaan alat pengeras suara di panggung debat diubah menjadi hanya satu mic yang menempel di podium.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya