Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Lokasi Pelatihan Pemungutan Suara di Pakistan Diserang Granat oleh Orang Tak Dikenal

MINGGU, 21 JANUARI 2024 | 14:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebuah serangan tidak dikenal menargetkan lokasi Sekolah Menengah Model Pemerintah di Kharan, Pakistan, saat sesi pelatihan untuk staf pemungutan suara sedang berlangsung pada awal pekan kemarin waktu setempat.

Penyerang yang tidak dikenal itu dilaporkan melempar granat ke dalam lingkungan sekolah, yang menyebabkan ledakan dahsyat yang merusak kaca jendela beberapa ruang kelas.

Meski ledakan tersebut menimbulkan kekacauan dan kerusakan fisik pada bangunan sekolah, namun beruntungnya seluruh pejabat pemerintah dan staf komisi pemilu yang hadir dalam sesi pelatihan itu dikabarkan selamat tanpa mengalami luka.


“Para pejabat pemerintah dan staf komisi pemilu tetap tidak terluka,” bunyi laporan Dawn News, dikutip Minggu (21/1).

Aparat penegak hukum telah merespons kejadian tersebut, dengan mendatangi lokasi serangan, dan menutup area sekitarnya untuk keamanan.

Saat ini, pihak berwenang masih terus melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku serangan dan menentukan motif di balik insiden ini.

Serangan terhadap sekolah itu telah menimbulkan keprihatinan serius terkait keamanan selama proses pemilihan suara di wilayah tersebut.

Pemerintah setempat dan lembaga keamanan diimbau untuk meningkatkan langkah-langkah keamanan guna melindungi lokasi yang menjadi pusat kegiatan pemilihan, yang dikhawatirkan dapat kembali diserang oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya