Berita

Ilustrasi/Net

Global

Lokasi Pelatihan Pemungutan Suara di Pakistan Diserang Granat oleh Orang Tak Dikenal

MINGGU, 21 JANUARI 2024 | 14:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebuah serangan tidak dikenal menargetkan lokasi Sekolah Menengah Model Pemerintah di Kharan, Pakistan, saat sesi pelatihan untuk staf pemungutan suara sedang berlangsung pada awal pekan kemarin waktu setempat.

Penyerang yang tidak dikenal itu dilaporkan melempar granat ke dalam lingkungan sekolah, yang menyebabkan ledakan dahsyat yang merusak kaca jendela beberapa ruang kelas.

Meski ledakan tersebut menimbulkan kekacauan dan kerusakan fisik pada bangunan sekolah, namun beruntungnya seluruh pejabat pemerintah dan staf komisi pemilu yang hadir dalam sesi pelatihan itu dikabarkan selamat tanpa mengalami luka.


“Para pejabat pemerintah dan staf komisi pemilu tetap tidak terluka,” bunyi laporan Dawn News, dikutip Minggu (21/1).

Aparat penegak hukum telah merespons kejadian tersebut, dengan mendatangi lokasi serangan, dan menutup area sekitarnya untuk keamanan.

Saat ini, pihak berwenang masih terus melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku serangan dan menentukan motif di balik insiden ini.

Serangan terhadap sekolah itu telah menimbulkan keprihatinan serius terkait keamanan selama proses pemilihan suara di wilayah tersebut.

Pemerintah setempat dan lembaga keamanan diimbau untuk meningkatkan langkah-langkah keamanan guna melindungi lokasi yang menjadi pusat kegiatan pemilihan, yang dikhawatirkan dapat kembali diserang oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya