Berita

Surat suara metode pos tercoblos di Taiwan/Net

Politik

Viral Video Surat Suara Sudah Tercoblos, Bawaslu: Laporkan Saja, Jangan di Medsos

JUMAT, 19 JANUARI 2024 | 18:18 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sebuah video yang menunjukkan surat suara Pemilu 2024 metode pos di Taiwan sudah tercoblos viral. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI merespon hal tersebut.

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja menerangkan, video yang beredar di media sosial (medsos) itu harus dibuktikan terlebih dahulu kebenarannya.

"Belum ada laporan sih. Coba kita telusuri. Ini orang-orangnya kan? Nanti bisa kelihatan kok orang-orangnya. Kita akan telusuri," ujar Bagja ditemui di Kantor Bawaslu RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (19/1).


Dia memandang, kejadian-kejadian terkait dugaan pelanggaran pemilu seharusnya dilaporkan ke Bawaslu, bukan justru diviralkan.

"Mereka laporkan saja kalau sudah tercoblos. Jangan kemudian misalnya gini (disebar ke medsos). Apa sudah dibuka (surat suaranya itu)?" tegas Bagja.

Anggota Bawaslu RI dua periode itu memastikan, jajaran pengawas pemilu luar negeri (Panwaslu LN) akan memeriksa kebenaran video yang viral tersebut.

"Kita kan enggak tahu apakah benar (atau tidak). Kita terima surat suara, kita coblos sendiri, kemudian kita bilang ini sudah tercoblos, bisa juga kan (seperti itu)," demikian Bagja menambahkan.

Video Surat suara tercoblos di Taiwan tersebut beredar di akun X, dan diposting pemilik akun @Kopipait__78.

Dari tayangan video itu, terlihat dua orang laki-laki menunjukkan surat suara Pilpres 2024 yang sudah tercoblos, dan lubangnya terlihat ada di kotak pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Selain itu, juga terdapat potongan kejadian lainnya yang dimasukkan ke dalam video yang sama. Yakni, seorang membuka amplop surat suara DPR, dan diperlihatkan sudah tercoblos untuk partai PDI Perjuangan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya