Berita

Penjabat (Pj) Gubernur Bey Machmudin/RMOLJabar

Nusantara

Warga Jabar Diajak Gunakan Hak Pilih pada 14 Februari Nanti

JUMAT, 19 JANUARI 2024 | 04:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Penjabat (Pj) Gubernur Bey Machmudin meminta masyarakat Jawa Barat untuk menggunakan hak pilihnya pada pesta demokrasi yang digelar lima tahun sekali. Ajakan ini disampaikan Bey karena pada Pemilu 2019 sekitar 17,42 persen atau 5,79 juta masyarakat Jabar tidak menggunakan hak pilihnya. Total Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu 2019 di Jabar mencapai 33,27 juta jiwa.

“Angka partisipasi masyarakat Jawa Barat mencapai 82,58 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) 33,27 juta jiwa di tahun 2019,” ucap Bey di kota Bandung, Kamis, (18/1).

Bey melanjutkan, pada Pemilu 2024 ini dia meminta agar masyarakat Jabar menggunakan hak pilihnya. Saat ini sebanyak 35,7 juta jiwa warga Jabar telah terdaftar di DPT. Sebab, satu suara yang diberikan oleh setiap individu akan menentukan masa depan Indonesia.


"Jadi, gunakan hak pilihnya. Jangan sampai tidak hadir ke TPS itu akan menentukan masa depan bangsa,” imbuhnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (18/1).

Tak hanya itu, Bey kembali mengingatkan kepada seluruh ASN serta unsur TNI dan Polri agar menjaga netralitas. Lantaran hal tersebut dapat menciptakan Pemilu 2024 berlangsung dengan damai.

Ia juga meminta agar penyelenggaraan Pemilu 2024 disiapkan semaksimal mungkin. Agar saat pelaksanaanya nanti tidak tergantung oleh hal teknis yang dapat mengganggu ketertiban.

"Pastikan kertas suara sampai dan pastikan tidak ada blank spot. Jadi semua terpantau, transparan dalam pelaksanaan nanti. Jadi semua masyarakat merasa bahwa Pemilu ini berjalan dengan lancar, jujur, dan adil," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya