Berita

Ilustrasi Foto/RMOL

Politik

22 Hari Jelang Pencoblosan, Elektabilitas Ganjar-Mahfud dan Amin Naik Drastis

KAMIS, 18 JANUARI 2024 | 13:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Di masa 22 hari jelang pencoblosan Pemilu 2024, tingkat keterpilihan 3 pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) diukur oleh lembaga survei Indonesia Political Expert (IPE).

Direktur Riset dan Survei IPE, Agustanto Suprayoghi menjelaskan, pihaknya telah melakukan beberapa kali survei dalam kurun waktu September 2023 hingga Januari 2024.

Dari data survei di empat bulan tersebut, tingkat keterpilihan atau elektabilitas 3 capres mengalami peningkatan.


Tetapi IPE menemukan elektabilitas dua pasangan tercatat lebih tinggi, yaitu pasangan Nomor Urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) dan Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Sementara, pasangan Nomor Urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka jauh di bawahnya.

"Pasangan 01 ada peningkatan cukup signifikan 4,10 persen. Pasangan 02 cenderung stagnan. Kenapa? Karena kita lihat angkanya bergerak cukup kecil padahal kampanye yang dilakukan sangat mewah," ujar Agus saat rilis survei di Amaris Hotel, Jalan Ir. H. Juanda, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (18/1).

Dia menyebutkan, elektabilitas Prabowo-Gibran hanya bergerak naik di angka 2,82 persen. Sementara, pasangan Ganjar-Mahfud masuk ke urutan pertama, namun bersaing tipis peningkatannya dengan Anies-Muhaimin.

"Ganjar-Mahfud tipis berkompetisi dengan pasangan Anies-Muhaimin di kisaran 4,39 persen," jelasnya..

Seirama dengan peningkatan elektabilitas para pasangan capres-cawapres, angka pemilih yang potensi tidak memilih dan ragu dalam memilih mengalami penurunan mulai September 2023 hingga Januari 2024.

"Penurunan pemilih belum punya pilihan atau ragu dalam memilih turun. Di Januari angkanya 15,87 persen, tetapi turun menjadi 5,6 di Januari 2024," pungkas Agus.

Survei yang dilakukan IPE sejak Agustus 2023 hingga 2-16 Januari 2024 berlangsung di 416 kabupaten dan 98 kota, dengan melibatkan 2.400 responden yang merupakan warga negara Indonesia yang sudah bisa memilih.

Survei IPE ini disebut memiliki tingkat kepercayaan mencapai 95 persen, dengan margin of error sebesar 2 persen.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya