Berita

Raja Maroko Mohammed VI dalam rapat kerja untuk membahas krisis air di Kerajaan Maroko pada Selasa, 16 Januari 2024/Ist

Dunia

Raja Mohammed VI Gelar Pertemuan Darurat Bahas Krisis Air di Maroko

KAMIS, 18 JANUARI 2024 | 12:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pertemuan darurat digelar oleh Raja Mohammed VI untuk mendiskusikan mengenai krisis air yang tengah dihadapi seluruh wilayah di Kerajaan Maroko.

Menurut keterangan yang diterima redaksi pada Kamis (18/1), rapat kerja itu diselenggarakan untuk merespons penurunan curah hujan signifikan di Maroko sementara permintaan pasokan air dari masyarakat tinggi.

Menteri Pengairan Nizar Baraka menyampaikan bahwa dari September 2023 hingga pertengahan Januari 2024, curah hujan turun hingga 70 persen dibanding periode sebelumnya.


"Selain itu, tingkat pengisian bendungan sebesar 23,2 persen dibandingkan 31,5 persen pada periode yang sama tahun lalu," ungkapnya.

Di hadapan Raja Mohammed, Baraka memaparkan rencana tanggap darurat yang akan dikembangkan oleh departemen terkait untuk mengatasi krisis air saat ini.

"Pemerintah akan menggelar rencana aksi darurat untuk memastikan pasokan air minum, khususnya di kota-kota, pusat-pusat, dan daerah-daerah yang kekurangan," jelasnya.

Tidak hanya itu, kata Baraka, pihaknya juga akan mempercepat proyek-proyek penting seperti cekungan Sebou, Bouregreg, dan Oum Rabia.

"Kemudian program instalasi desalinasi, program penggunaan kembali air limbah yang telah diolah, dan program konservasi air pada air minum dan jaringan irigasi," tambahnya.

Raja merespons dengan mendesak agar departemen dan organisasi terkait dapat meningkatkan upaya mereka dalam memastikan pasokan air minum di seluruh wilayah Kerajaan.

"Yang Mulia Raja, semoga Tuhan membantu-Nya, mendesak departemen dan organisasi terkait untuk melipatgandakan kewaspadaan," ungkap keterangan yang dikeluarkan kerajaan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Pasutri Pura-pura Jadi Korban Begal Gegara Terlilit Utang

Selasa, 14 Juli 2026 | 02:15

Kasus Korupsi Febrie Adriansyah Mendunia

Selasa, 14 Juli 2026 | 02:02

Seleksi JPT Pratama Digugat, GHARIS Seret Pemkot Tangsel ke PTUN

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:47

Prabowo Bergerak Cepat Cegah Friksi TNI, Polri dan Kejaksaan

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:10

Bongkar Dugaan Bunker Jokowi di Solo dan Karanganyar

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:00

DPR Didesak Investigasi Proyek Jarkompenas AirNav

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:38

Semifinal Piala Dunia, Iran vs Amerika, Wasitnya Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:12

Operasi Pendinginan Kapolri-Jaksa Agung Mengaburkan Akuntabilitas Perkara

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:00

Pernyataan Juri Ardiantoro soal Pengelolaan Aset Negara di Kemayoran Tuai Apresiasi

Senin, 13 Juli 2026 | 23:54

235 Bus Sekolah Gratis Layani Pelajar Jakarta

Senin, 13 Juli 2026 | 23:40

Selengkapnya