Berita

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo/Ist

Nusantara

16 Wilayah di Jakarta Potensi Longsor

KAMIS, 18 JANUARI 2024 | 10:38 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, sebanyak 16 wilayah di Jakarta berpotensi longsor. Belasan wilayah itu tersebar di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, hingga Jakarta Pusat.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo mengimbau, Pemprov DKI Jakarta melalui dinas terkait segera menindaklanjuti pemetaan masalah terkait potensi gerakan tanah pada saat curah hujan di atas normal.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk preventif atau antisipasi terjadinya bencana tanah longsor di Jakarta.


“Itu bisa dijadikan sebagai langkah langkah antisipasi dan preventif untuk atau menghindari bencana atau musibah tanah longsor,” kata Rio dikutip dari laman DPRD DKI Jakarta, Kamis (18/1).

Selain itu, kata Rio, perlu adanya pembinaan atau sosialisasi terkait mitigasi pergerakan tanah atau tanah longsor kepada masyarakat. Terutama kepada warga yang tinggal di tempat rawan bencana longsor.

Sehingga, warga dapat mengantisipasi bencana untuk menghindari korban jiwa dan kerugian materi yang ditimbulkan.

“Pembinaan itu kan artinya mereka bisa melakukan swadaya atau bahkan yang memiliki kesadaran atau alternatif lokasi bisa saja kita imbau untuk pindah misalnya,” kata politikus PDIP ini,

Sebelumnya, BPBD merincikan 16 kecamatan yang dimaksud antara lain Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu, dan Pesanggrahan di Jakarta Selatan.

Kemudian di Jakarta Timur meliputi Cakung, Duren Sawit, Jatinegara, Kramat Jati, Matraman, Pasar Rebo, dan Pulo Gadung. Sementara di Jakarta Pusat terdapat satu wilayah, yakni Kecamatan Menteng.



Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya