Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, saat konferensi pers/RMOL

Politik

Airlangga Instruksikan Ketua DPD I Golkar Rebut 116 Kursi DPR RI

RABU, 17 JANUARI 2024 | 21:55 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto, menginstruksikan seluruh kader agar meyakinkan pemilih partai berlambang pohon beringin memilih pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Instruksi itu disampaikan saat memberi arahan pada seluruh ketua DPD I, di Kantor DPP, Rabu (17/1).

"Dalam pertemuan malam ini saya instruksikan kepada seluruh jajaran Partai Golkar, kader Partai Golkar, bahwa target partai adalah 80 persen pemilih partai memilih Pak Prabowo-Mas Gibran," tutur Airlangga, saat konferensi pers di Kantor DPP Partai Golkar, Rabu (17/1).

Menurutnya, target itu lebih tinggi dibanding Pemilu sebelumnya yang hanya 53 hingga 55 persen pemilih Partai Golkar yang memilih Capres-Cawapres yang diusung atau didukung partai beringin.


Dia juga menegaskan, target 80 persen pemilih Golkar memilih Prabowo-Gibran untuk mewujudkan target Paslon nomor urut 2 menang sekali putaran di Pilpres 2024. Airlangga mengakui, saat ini sudah 65 persen pemilih Golkar memilih Prabowo-Gibran.

"Kami optimistis pasangan Pak Prabowo-Mas Gibran ini kita dorong sekali putaran. Potensinya ada, syaratnya harus kerja keras. Hari ini 65 persen kader Partai Golkar memilih Pak Prabowo dan Mas Gibran," tegasnya.

Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran itu juga mengatakan, capaian 65 persen didasarkan pada hasil monitoring internal. Sebab, Pemilu 2024 baru berlangsung 14 Februari mendatang.

"Kebanyakan kader Golkar, juga senior, dan yang lain, perlu pemahaman bahwa Partai Golkar mendukung Pak Prabowo. Sehingga target ini harus kami sampaikan di forum ketua-ketua DPD I (provinsi). Nah ini harus kita sosialisasikan secara lebih lengkap dan masif," tegasnya.

Airlangga juga menginstruksikan seluruh ketua DPD I untuk mencapai target pemenangan yang sudah disepakati seluruh kader bersama DPP, yakni mampu mengamankan 116 kursi DPR RI, atau merebut 20 persen suara pemilihan legislatif.

"Target Partai Golkar 116 kursi atau 20 persen. Jadi targetnya penambahan kursi dan 116. Itu yang menjadi target," katanya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya