Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto/RMOL

Politik

Airlangga: 80 Persen Pemilih Golkar Coblos Prabowo-Gibran

RABU, 17 JANUARI 2024 | 21:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Golkar mematok target besar untuk memenangkan pasangan Prabowo-Gibran pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024, 14 Februari nanti.

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, menargetkan 80 persen pemilih Partai Golkar mencoblos Prabowo-Gibran.

Optimisme itu disampaikan Airlangga di hadapan elite beringin se-Indonesia, di Gedung DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Jakarta Barat, Rabu malam (17/1).


"Pada pertemuan malam ini saya instruksikan seluruh kader, target partai adalah, 80 persen pemilih Partai Golkar adalah pemilih Prabowo-Gibran," tandasnya.

Menko Bidang Perekonomian itu juga menuturkan, target itu jauh lebih tinggi dibanding Pemilu sebelumnya.

"Ini lebih tinggi dari berbagai Pemilu sebelumnya, sebelumnya rata-rata 53-55 persen," tambahnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya