Berita

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja/RMOL

Politik

Simpatisan Caleg Pukul Panwascam di Medan, Ketua Bawaslu: Kami Tersinggung!

RABU, 17 JANUARI 2024 | 18:48 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemukulan terhadap Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) di Medan, membuat kesal Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja.

Sosok yang kerap disapa Bagja tersebut mengecam kejadian pemukulan 2 orang Panwascam di Medan, Sumatera Utara, akibat menertibkan kegiatan calon anggota legislatif (caleg) DPD RI yang menggelar kampanye terbuka di luar jadwal.  

"Kami tersinggung sekali. Kami nyatakan kepada tim caleg itu, Bawaslu merasa tidak dapat diperlakukan seperti itu oleh para peserta pemilu," ujar Bagja kepada wartawan di Jakarta, Rabu (17/1).


Kampanye terbuka caleg DPD RI di Medan tersebut, dijelaskan Bagja, dipantau Panwascam karena melibatkan banyak orang dalam bentuk lomba karaoke.

Saat itu, dua orang Panwascam yang dipukuli oknum simpatisan caleg DPD RI Medan itu merekam dan memotret kegiatan kampanye terbuka itu.

Menurut Bagja, kejadian pemukulan di Medan itu menjadi bukti kerja-kerja jajaran pengawas di daerah cukup beresiko.

"Tantangannya adalah massa. Kita berhadapan dengan massa yang begitu besar. Kami sudah memerintahkan kepada panwascam, Bawaslu Kabupaten/Kota, jika kemudian terjadi pelanggaran, langsung koordinasi dengan polisi," ucapnya.

"Kenapa? Enggak bisa kejadian-kejadian Medan Kota misalnya ini terjadi lagi," demikian Bagja menambahkan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya