Berita

Timnas Indonesia alami kekalahan di laga perdana Piala Asia 2023 melawan Irak, Senin malam (15/1)/PSSI

Sepak Bola

PIALA ASIA 2023

Indonesia Ditundukkan Irak 1-3, Erick Thohir: Jangan Kasih Bendera Putih

SELASA, 16 JANUARI 2024 | 06:28 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pertahanan Timnas Indonesia saat tampil di laga perdana Piala Asia 2023 mendapat sorotan tajam dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Kekalahan 1-3 yang dialami Indonesia saat menghadapi Irak, Senin malam (15/1), tak lepas dari barisan pertahanan yang kehilangan momentum.

Dalam laga yang dimainkan di Stadion Ahmed bin Ali, Al Rayyan, gawang Indonesia tiga kali dibobol Irak melalui Mohanad Ali  (17', Oshama Rashid (47'), dan Aymen Hussein  (75'). Sementara Indonesia hanya mampu membalas 1 gol melalui tendangan Marselino Ferdinan pada menit ke-37.

“Tadi sempat 1-1 dan golnya di babak pertama juga karena bagian pertahanan kita agak berapa kali momentumnya hilang. Dan tadi kalau babak pertama kita bisa seri, mungkin beda tekanannya. Tapi kembali, tadi kita kecolongan. Di babak kedua saya rasa sama,” kata Erick usai acara nonton bareng di Senayan Avenue, Jakarta, Senin malam (15/1).


“Tentu saya berharap pelatih, para pemain, meninjau ulang pertandingan hari ini. Tadi generasi muda nih, masa depan kita, optimistis kalau kita bisa kembali merebut poin, baik lawan Vietnam atau Jepang, kita coba. Namanya bola itu bundar,” sambungnya.

Dengan hasil tersebut, peluang Indonesia untuk lolos dari fase grup sesuai target yang dicanangkan tampaknya berat untuk terwujud. Apalagi Indonesia masih harus berhadapan dengan dua lawan yang tak kalah berat di Grup D, Jepang dan Vietnam. Meski demikian, Erick meminta agar rasa percaya diri tetap dijaga oleh tim.

“Nanti kita lihat apakah pelatih Shin Tae-yong dan pemain bisa mencoba memperbaiki, kita jangan kasih bendera putih sebelum berakhir. Ini kan juga pertandingannya dua kali,” tutup Menteri BUMN itu.

Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Vietnam pada Jumat (19/1), dilanjutkan dengan menantang Jepang pada Rabu (24/1).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya