Berita

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD/Ist

Politik

Isu Pemakzulan Presiden Jokowi Panggung Spesial Mahfud MD

SENIN, 15 JANUARI 2024 | 12:01 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD dianggap mendapatkan panggung spesial untuk menaikkan popularitas atas isu pemakzulan Presiden Joko Widodo.

Pengamat politik dari Motion Cipta Matrix, Wildan Hakim mengatakan, isu pemakzulan terhadap Jokowi selaku Presiden Republik Indonesia membetot perhatian publik Tanah Air.

Berdasarkan data dari Google Trend selama tujuh hari terakhir, kata Wildan, bisa menggambarkan hal tersebut. Ternyata, warganet Indonesia mulai mencari berita seputar pemakzulan Jokowi sejak 7 Januari 2024.


"Isu ini sebenarnya bisa menjadi peluang menarik buat seorang Mahfud MD yang saat ini menjabat sebagai Menko Polhukam. Mahfud bisa mendapatkan panggung spesial jika bisa merespons isu ini untuk menaikkan popularitasnya dari perspektif sifat kenegawaranan dan kepakarannya di bidang hukum serta politik," kata Wildan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (15/1).

Menurut dosen ilmu komunikasi Universitas Al-Azhar Indonesia ini, pernyataan Mahfud ditunggu publik dan itu bisa memengaruhi opini publik.

"Sebagai salah satu pembantunya Jokowi, tentu Mahfud MD tidak akan setuju dengan ide pemakzulan ini. Nah, penjelasan Mahfud yang netral dan berkualitas seputar sikapnya ini yang sedang ditunggu masyarakat pemilih menjelang Pilpres 2024," tutur Wildan.

Wildan menjelaskan, data dari Google Trend menggambarkan dengan jelas bahwa pemakzulan seorang presiden terlebih menjelang pemilu dan pilpres bisa menghangatkan sekaligus mengaduk-aduk opini publik.

Sebagai sebuah topik perbincangan kata Wildan, pemakzulan presiden pasti mengundang atensi. Namun kata Wildan, ide pemakzulan tersebut hanya sebatas diskusi dan tidak akan dilanjutkan dengan aksi nyata dari politisi.

"Kembali ke data Google Trend, warganet yang paling banyak mencari berita seputar pemakzulan Jokowi ini berasal dari Sultra, DKI Jakarta, Sulsel, Jawa Timur, dan DIY. Isu pemakzulan Jokowi berelasi kuat dengan pencarian dengan sejumlah kata kunci yakni petisi 100, Mahfud MD, Gibran Rakabuming Raka, Prabowo, dan Anies," pungkas Wildan.



Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya