Berita

Tangkapan layar Guru Besar Sekolah Tinggi Filsafat Diryarkara Romo Magnis Suseno dalam akun Youtube Media Indonesia/RMOL

Politik

Romo Magnis Sedih Indonesia Negara Demokrasi Paling Korup di Dunia

MINGGU, 14 JANUARI 2024 | 11:51 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Bangsa Indonesia telah berhasil menjadi negara demokrasi yang menjadi panutan negara-negara lain, lewat UUD 1945 dan Pancasila serta menjunjung tinggi hak asasi manusia.

Demikian disampaikan Guru Besar Filsafat Driyarkara Romo Magnis Suseno dikutip Kantor Berita Politik RMOL dari akun Youtube Media Indonesia, Minggu (14/1).

Meski begitu, Romo Magnis mengaku miris lantaran Indonesia menjadi negara paling korup di dunia.


"Sekarang, Indonesia menjadi negara paling korup di dunia, itu betul-betul menyedihkan menurut saya. Tidak hanya menyedihkan, korupsi itu tentu ada berkaitan dengan apa yang sering disebut dikritik sebagai oligarki, membusukkan kehidupan bersama bangsa Indonesia," kata Romo Magnis.

Romo Magnis berpendapat, bangsa Indonesia sebetulnya telah menorehkan sebuah sukses story luar biasa, lantaran memiliki keanekaragaman suku dan etnis tanpa adanya konflik dan perang saudara seperti negara lain.

"Mengapa Indonesia itu negara paling majemuk, membuat ratusan komunitas dengan identitas etnik, budaya dan juga agamis, bersatu merasakan ini Indonesia. Kami ini bangsa Indonesia itu, satu yang luar biasa itu, di banyak negara lain tidak berhasil, ada konflik-konflik," kata Romo Magnis.

Romo Magnis berharap bangsa Indonesia tetap rukun dan damai meskipun dicap sebagai negara terkorup di dunia. Oleh karena itu, ia meminta agar Indonesia dipimpin oleh orang yang jujur dan mampu memberantas korupsi.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya