Berita

Sekretaris TPN Ganjar-Mahfud, Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

Diungkap Hasto, TPN Ganjar-Mahfud dan Timnas Amin Sudah Komunikasi

JUMAT, 12 JANUARI 2024 | 20:29 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud ternyata sudah membangun komunikasi dengan tim pemenangan pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin).

Pernyataan itu disampaikan Sekretaris TPN Ganjar-Mahfud, Hasto Kristiyanto, menanggapi pertanyaan wartawan ihwal komunikasi TPN Ganjar-Mahfud dengan Paslon Amin, terkait potensi Pilpres 2024 berlangsung dua putaran.

“Tim hukum kami sudah membangun komunikasi,” kata Hasto kepada wartawan, usai menghadiri deklarasi Forum Ulama dan Kiai Kampung se-Jabodetabek, di Kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (12/1).


Dia bahkan pernah bertemu Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), yang diketahui mendukung pasangan Amin. Menurutnya, JK juga sepakat bahwa Pemilu mulai mengalami pergeseran ke arah yang tidak sebagaimana mestinya.

“Saya sendiri pernah bertemu Bapak Jusuf Kalla, beliau juga sangat mengkhawatirkan kecenderungan Pemilu yang sepertinya sudah bergeser, tidak lagi menempatkan rakyat yang berdaulat untuk menentukan pemimpinnya,” ungkap Sekjen DPP PDIP itu.

“Banyak iming-iming Bansos, BLT (Bantuan Langsung Tunai), ya itu baik buat program kerakyatan, tapi jangan dipolitisasi, karena Bansos dan BLT itu merupakan komitmen kerakyatan, perintah konstitusi, fakir miskin dan anak terlantar dipelihara negara,” sambungnya.

Atas dasar itu Hasto menyatakan, komunikasi antara TPN Ganjar-Mahfud dengan Timnas Amin dalam rangka menghadapi berbagai ancaman dan intimidasi yang belakangan marak.

“Jadi, komunikasi menghadapi intimidasi itu telah dilakukan, antara paslon 1 dan 3, melalui tim kampanye masing-masing,” tutup Hasto.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya