Berita

Calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Partai Garuda Ungkap Alasan Prabowo-Gibran Bisa Menang Satu Putaran

JUMAT, 12 JANUARI 2024 | 17:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Hasil beberapa lembaga survei yang menempatkan elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran nyaris menyentuh 50 persen pada perhelatan Pilpres 2024 dinilai rasional.

Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi mengurai beberapa alasan elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 itu tinggi, bahkan berpotensi bisa menang satu putaran di Pilpres 2024.

"Kenapa suara Prabowo-Gibran hampir menyentuh 50 persen di seluruh lembaga survei? Pertama, modal suara Prabowo adalah suara pemilih 2014 dan 2019, dimana selisih suara dengan Jokowi tidak banyak," kata Teddy dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/1).


Ia memaparkan, pemilih Prabowo pada Pemilu 2014 sebesar 62 juta, dan pada Pemilu 2019 sebesar 68 juta, ada kenaikan pemilih.

Alasan kedua, ada penambahan modal suara pendukung Prabowo karena mendapat limpahan dari pendukung Jokowi. Hal ini terjadi karena Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo yang diusung PDIP mengambil sikap berseberangan dengan Jokowi, meski keduanya berasal dari satu partai.

"Ketiga, sikap Megawati, Ganjar, dan Anies (Capres nomor urut 1) membuat para pemilih, termasuk pemilih muda yang belum menentukan pilihan mendukung Prabowo," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya