Berita

Presiden RI Joko Widodo ikut bergoyang bersama mitra driver ojol ketika melakukan kunjungan ke Hanoi, Vietnam pada Kamis, 11 Januari 2024/Repro

Dunia

Jokowi Goyang Bareng Ojol di Vietnam

Laporan: Annisa Latief Fajria
JUMAT, 12 JANUARI 2024 | 16:58 WIB

Suasana hangat dan gembira tampak mewarnai kunjungan Presiden RI Joko Widodo ke Vietnam. Kehadiran Jokowi bahkan mendapat sambutan meriah dari driver ojek online (ojol) di Vietnam.

Jokowi tiba di Bandara Internasional Noi Bai, Hanoi pada Kamis (11/1) pukul 14.45 waktu setempat. Ia melanjutkan kunjungan ke Vietnam setelah mengakhiri lawatannya di Filipina.

Dari cuplikan video yang diunggah kanal YouTube Sekretariat Presiden, tampak diaspora warga negara Indonesia (WNI) dan mitra ojol berjaket hijau dengan kompak menyambut Jokowi dengan tarian di depan lobi Hotel Melia, Hanoi.


Tawa hangat menghiasi wajah sang presiden yang juga kemudian ikut bergoyang.

Perusahaan layanan jasa ojek asal Indonesia, Gojek, memang telah melebarkan sayapnya ke Vietnam sejak tahun 2018, dengan merilis Go-Viet.

Sambutan dari mitra ojol ini menjadi bentuk apresiasi atas kerja sama tersebut lantaran menyerap banyak lapangan kerja.

Tidak hanya driver ojol, kedatangan Jokowi juga disambut oleh Kepala Kantor Presiden Vietnam Le Khanh Hai, Duta Bear Vietnam untuk RI Ta Van Thong, Duta Besar RI untuk Vietnam Denny Abdi, staf KBRI Hanoi, dan sejumlah masyarakat dan diaspora Indonesia.

"Di Hanoi, saya akan bertemu sejumlah pemimpin Vietnam, yaitu Presiden Vietnam Vo Van Thuong, Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh, hingga Presiden Majelis Nasional Vietnam Vuong Dinh Hue," kata Jokowi lewat akun Instagram-nya.

Dalam kunjungannya ini, Jokowi didampingi oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. [mag1]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya