Berita

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

PDIP Biarkan Rakyat Menilai Ketidakhadiran Jokowi di HUT ke-51

RABU, 10 JANUARI 2024 | 22:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Publik diberi kebebasan untuk memaknai ketidakhadiran Presiden Joko Widodo dalam HUT ke-51 PDI Perjuangan yang berlangsung hari ini, Rabu (10/1).

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, publik bisa lebih objektif dalam menilai absennya Presiden Jokowi dalam hajatan partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu.

“Rakyat yang mencatat, rakyat yang melihat. PDI Perjuangan ini kan partai dengan loyalitas tinggi, dengan kesetiaan tinggi, kami menyiapkan pemimpin dengan setulus hati,” kata Hasto di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan.


Menurut Hasto, partai berlambang banteng moncong putih terkenal dengan loyalitas dan ketulusannya dalam setiap gerak langkah.

“Ketika ada yang meninggalkan itu, ya bagian dari suatu tanggung jawab yang nanti akan dinilai rakyat,” tandasnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) absen dalam perayaan HUT ke-51 PDIP dan memilih melakukan kunjungan kerja ke Filipina. Bahkan, karangan bunga maupun video ucapan HUT ke-51 PDIP dari Presiden Jokowi tidak ada di lokasi acara.

Sementara hingga Senin (8/1), Presiden Jokowi mengaku belum mendapat undangan untuk menghadiri HUT ke-51 PDIP.

“Belum dapat undangan (dari PDIP),” kata Presiden Jokowi di kawasan Depok, Jawa Barat, Senin lalu (8/1).

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya