Berita

Representative Image/Net

Bisnis

Manajer Aset Terbesar di Dunia Blackrock PHK 600 Karyawan

RABU, 10 JANUARI 2024 | 15:44 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Manajer aset terbesar di dunia, Blackrock (BLK.N) melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 3 persen, atau sebanyak 600 karyawan.

Hal tersebut merupakan bagian dari upaya perombakan sumber daya sebagai respons terhadap perubahan teknologi di industri keuangan.

"PHK tersebut akan berdampak pada sekitar 600 posisi berdasarkan 19.800 tenaga kerja BlackRock pada akhir Desember 2022, terakhir kali jumlah karyawannya diperbarui," kata sumber di perusahaan tersebut.


CEO Blackrock Larry Fin, dan Presiden Rob Kapito dalam memo internal mengatakan bahwa bisnis mereka tengah menghadapi perubahan, sehingga diperlukan adanya relokasi sumber daya.

"Kami melihat industri kami berubah lebih cepat dibandingkan kapan pun sejak berdirinya BlackRock. Saat kami bersiap menghadapi tahun 2024 dan lanskap yang sangat menarik namun sangat berbeda ini, bisnis di seluruh perusahaan telah mengembangkan rencana untuk merelokasi sumber daya," tulisnya, seperti dikutip Reuters Rabu (10/1).

Perusahaan itu mengakhiri kuartal ketiga tahun 2023 dengan aset yang dikelola sebesar 9,1 triliun dolar (Rp141.708 triliun), atau turun dari total aset yang dikelola pada kuartal kedua sebesar 9,4 triliun dolar.

BlackRock diperkirakan akan mengumumkan hasil kuartal keempatnya pada hari Jumat. Saham perusahaan itu dilaporkan turun 0,5 persen pada perdagangan sore pada Selasa.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya