Berita

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat ikut kampanye bersama Prabowo Subianto dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Aceh/Istimewa

Politik

Pengamat: SBY Mau Turun Gunung demi Prabowo, Demokrat Tak Setengah Hati

RABU, 10 JANUARI 2024 | 14:29 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tak terlihatnya baliho atau spanduk caleg-caleg Partai Demokrat yang memasang foto calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka membuat partai pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu dianggap bekerja setengah hati. Sebab, saat ini Demokrat merupakan anggota Koalisi Indonesia Maju yang mengusung Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.

Namun demikian, pengamat politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, justru menilai anggapan itu cukup spekulatif. Pasalnya, sejauh ini Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) rela turun gunung demi mendukung Prabowo-Gibran.

"Saya pikir itu pandangan spekulatif ya. Saya (sebelumnya) tidak pernah melihat Pak SBY turun gunung, tapi untuk hari ini saya melihat Pak SBY turun di Jawa Tengah, turun di Jawa Barat, di Jawa Timur, bahkan turun ke Aceh bersama Prabowo didampingi AHY," ujar Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (10/1).


"Waktu di Jawa Barat saya melihat Pak AHY bersama Prabowo," imbuhnya.

Jamiluddin melanjutkan, Prabowo merupakan sosok yang sangat istimewa di mata Demokrat. Dibuktikan dengan SBY yang sudah sepuh masih mau ikut berkampanye dengan Prabowo dan AHY ke daerah-daerah.

Hal ini, kata Jamiluddin, menampik anggapan bahwa Partai Demokrat kurang all out dalam mendukung Prabowo-Gibran.

"Kalau dilihat dari sana, spekulatif jika Demokrat dikatakan setengah hati. Kalau saya melihat turun gunungnya Pak SBY justru agak istimewa. Pak SBY memperlakukan Pak Prabowo (istimewa) dengan dia mau turun gunung," tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Asta Cita Tanpa Konsistensi akan Timbul Moral Hazard

Senin, 08 Juni 2026 | 05:48

Pameran ‘Aku Arek Suroboyo’ Ramaikan Peringatan Bulan Bung Karno

Senin, 08 Juni 2026 | 05:24

GP Ansor Jakbar Gelar Diklatsar Tanggapi Sebutan ‘Gotham City’

Senin, 08 Juni 2026 | 04:59

Pernyataan Purbaya dan Djaka Saling Menguatkan dalam Kasus Tiffany & Co

Senin, 08 Juni 2026 | 04:46

Perkuat KDKMP

Senin, 08 Juni 2026 | 04:26

Purbaya Tidak Punya Backup Politik untuk Jalankan Misi Presiden

Senin, 08 Juni 2026 | 03:57

Jangan Kasih Tempat untuk Boti di Negeri Ini!

Senin, 08 Juni 2026 | 03:37

BEI Jabar Gencarkan Literasi Pasar Modal ke Kampus hingga SD

Senin, 08 Juni 2026 | 03:17

Menanti Hasil Uji Fundamental Perekonomian Indonesia

Senin, 08 Juni 2026 | 02:59

IPB University Raih Juara Umum Program Mahasiswa Berdampak Kemendiktisaintek

Senin, 08 Juni 2026 | 02:50

Selengkapnya