Berita

Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengikuti prosesi potong tumpeng di acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) PDI Perjuangan ke-51 di Sekolah Partai, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (10/1)/Ist

Politik

HUT 51 PDIP

Maruf Amin Salam Metal saat Potong Tumpeng di HUT PDIP

RABU, 10 JANUARI 2024 | 14:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ada momen unik saat Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengikuti prosesi potong tumpeng di acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) PDI Perjuangan ke-51 di Sekolah Partai, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (10/1).

Orang nomor dua di Republik Indonesia itu mengacungkan salam metal khas PDIP bersamaan dengan para ketua umum partai politik pengusung dan pendukung pasangan capres-cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD yang juga hadir dalam acara itu.

Dalam hal ini, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo dan Sekjen Partai Hanura Benny Rhamdani.


Dalam kesempatan itu, Maruf menyampaikan rasa syukur bisa hadir dan bertemu Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Ia turut mengucapkan selamat ulang tahun bagi PDIP.

"Puji syukur alhamdulillah kepada hari ini saya dapat hadir, dalam acara perayaan hari ulang tahun PDI perjuangan yang ke-51 dan juga berkesempatan bertemu dengan ibu Megawati Soekarnoputri beserta seluruh keluarga besar PDI perjuangan dan tokoh politik nasional pada hari yang penting ini," ucapnya.

"Saya mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-51 PDI Perjuangan," demikian Maruf.

Dalam acara HUT ke-51 PDIP ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) absen dan memilih kunjungan kerja ke luar negeri, Filipina. Namun, Wakil Presiden Maruf Amin hadir sebagai perwakilan pemerintah dalam perayaan HUT ke-51 PDIP yang dilangsungkan di Sekolah Partai PDIP.

Selain Wapres RI, turut hadir sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju seperti Mensos Tri Rismaharini, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menkumham Yasonna H Laolly, MenpanRB Azwar Anas, Menteri PPPA Bintang Puspayoga, hingga Menteri ESDM Arifin Tasrif.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya