Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono/Ist

Politik

Demokrat Paling Tak Berperan Usung Prabowo-Gibran

RABU, 10 JANUARI 2024 | 13:12 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Demokrat dipandang sebagai partai yang paling tidak kontributif dalam pengusungan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Itu menjadi alasan kuat Presiden Joko Widodo tidak mengundang Demokrat makan bersama.

Demikian pandangan analis politik dari UIN Syarif Hidayatullah Dedi Kurnia Syah ihwal tidak diundangnya Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam jamuan makan bersama Jokowi.

Dedi menilai Demokrat tidak dianggap oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung Prabowo-Gibran.


"Jika benar AHY tidak masuk dalam antrean pertemuan dengan Presiden Jokowi sebagaimana Prabowo, Zulkifli Hasan dan Airlangga, maka ini menandai jika AHY tidak dianggap," kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (10/1).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion ini berpendapat, bisa jadi dalam pertemuan antara Jokowi dengan Prabowo, Airlangga dan Zulhas turut membahas tentang posisi Demokrat yang kurang berkontribusi memenangkan Prabowo-Gibran.

"Demokrat sejauh ini paling tidak kontributif dalam menyosialisasikan Gibran sebagai cawapres Prabowo, bisa saja pertemuan dengan semua ketum koalisi justru membahas Demokrat," kata Dedi

Menurutnya, Jokowi kurang nyaman dengan Demokrat lantaran tidak bersemangat mengusung Gibran, sehingga mantan Gubernur DKI Jakarta itu tidak mengundang partai besutan SBY itu dalam pertemuan empat mata.

"Jokowi bukan tidak mungkin merasa terganggu dengan sikap AHY dan Demokrat yang nihilkan Gibran," tutupnya.


Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya