Berita

Mantan pimpinan KPK, Saut Situmorang/Repro

Politik

Soal Formula E, Saut Situmorang: Anies Mau Ditersangkakan dengan Pasal Berapa?

SELASA, 09 JANUARI 2024 | 20:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Banyak yang menilai, Anies Baswedan akan tersandung kasus dugaan korupsi terkait penyelenggaraan event balapan Formula E. Bahkan, sejumlah pihak mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menetapkan Anies sebagai tersangka.

Toh hingga kini, Anies tetap melenggang sebagai salah satu calon presiden pada Pilpres 2024 yang ditetapkan secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Hal ini, menurut mantan Pimpinan KPK Saut Situmorang, adalah hal yang wajar. Karena memang tidak ada indikasi kuat telah terjadi korupsi dalam event Formula E yang dilaksanakan saat Anies menjabat Gubernur DKI Jakarta.


"Sejak hari pertama ide Formula E sampai pelaksanaannya di Juni 2022 saya pelajari, ternyata, itu yang saya bilang kepada beberapa teman-teman, Anies ini mau ditersangkakan dengan pasal berapa sih?" ucap Saut dalam podcast "Pergulatan Politik Gultik Om WHY" dalam kanal YouTube Katadata Indonesia, yang dikutip redaksi, Selasa (9/1).

"Kalau di KPK kan gitu, kerugian negaranya ada enggak? Enggak ada kerugian negara, malah untung kan," imbuhnya.

Selain itu, lanjut Saut, tak ada conflict of interest dalam perhelatan Formula E terkait dengan Anies.

"Itu semua yang masuk bagian dalam penilaian saya, karena dia (Anies) memang punya passion (antikorupsi)," tandasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya