Berita

Mantan Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang/Repro

Politik

Mantan Pimpinan KPK: Anies Capres Paling Minim Risiko Korupsi

SELASA, 09 JANUARI 2024 | 19:50 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Di antara tiga calon presiden yang akan bertarung pada Pilpres 2024, nama Anies Baswedan dinilai punya risiko paling minim tersandung korupsi.

Ada sejumlah alasan yang membuat Anies menjadi capres yang minim risiko korupsi.

Demikian pandangan Wakil Ketua KPK periode 2015-2019, Saut Situmorang, dalam podcast "Pergulatan Politik Gultik Om WHY" dalam kanal YouTube Katadata Indonesia, yang dikutip redaksi, Selasa (9/1).


"Dalam pikiran saya, Indonesia itu butuh yang disebut Integrity Office. Seperti model di Amerika, mengawal integritas semua, mulai dari presiden sampai paling ke bawah. Lebih kepada pencegahan. Jadi orang-orang yang mulai 'miring-miring' diperingati," jelas

"Dan itu komit dengan program Anies di program kedelapan, soal hukum dan antikorupsi," imbuhnya.

Saut menegaskan, pedang pemberantasan korupsi itu harus dipegang oleh presiden.

Menariknya, meski mendukung paslon Amin, Saut mengaku belum pernah bertemu untuk membahas pandangannya dengan capres Anies Baswedan maupun cawapres Muhaimin Iskandar.

"Itulah hebatnya value, nilai. Jadi saya melihat Anies ini memiliki sebuah nilai yang ada nilainya di kepala saya. Dia ini pernah di Komisi Etik KPK, meriksa pimpinan KPK," tutur Saut.

"Kemudian dia mendapat tiga piagam penghargaan dari KPK. Kemudian saat menjadi rektor wajib 3 SKS (antikorupsi), passion dia memang ada di situ," imbuhnya.

Oleh karena itu, Saut yang berharap Indonesia bisa memiliki Presiden Berintegritas menilai Anies sebagai calon pemimpin yang paling minim korupsi.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bukan Indonesia yang Bebaskan Flotilla dari Israel

Sabtu, 23 Mei 2026 | 01:30

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Asosiasi Dosen Tuntut Gaji Minimal Dua Kali Lipat UMP

Senin, 25 Mei 2026 | 12:20

Zulhas Jangan Limpahkan Salah Nama Desa ke Bawahan

Senin, 25 Mei 2026 | 12:19

Fraksi Gerindra Apresiasi Pemulangan 9 WNI, Sebut Bukti Efektivitas Diplomasi RI

Senin, 25 Mei 2026 | 12:04

Dolar Kabur, Mafia Makmur

Senin, 25 Mei 2026 | 12:00

Rencana Jokowi Keliling Indonesia Diduga Terkait Dinamika Politik 2029

Senin, 25 Mei 2026 | 11:55

Kiai Imam Jazuli Perkuat Inovasi Pesantren Lewat Workshop Nasional

Senin, 25 Mei 2026 | 11:52

Pengamat Soroti Dampak Zulhas Salah Informasi ke Presiden

Senin, 25 Mei 2026 | 11:44

GOR Tri Lomba Juang Bakal Direhabilitasi Standart World Athletics Certification System

Senin, 25 Mei 2026 | 11:41

Awal Pekan, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp81 Ribu per Kg

Senin, 25 Mei 2026 | 11:39

LOFF 2026 Dorong Kota Semarang Jadi Pusat Ekosistem Sinema Dunia

Senin, 25 Mei 2026 | 11:31

Selengkapnya