Berita

Ribuan nelayan dari organisasi Tani Merdeka Sektor Nelayan deklarasikan dukungan ke Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024/Istimewa

Politik

Nelayan Rembang Sudah Putuskan Jagoan di Pilpres dan Pilgub Jateng

SELASA, 09 JANUARI 2024 | 01:45 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ribuan nelayan dari organisasi Tani Merdeka Sektor Nelayan siap menangkan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024.

Acara deklarasi ini di pantai Sarang Meduro, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Minggu kemarin (7/1).

"Kami DPC Tani Merdeka Kabupaten Rembang, beserta segenap para nelayan, nelayan milenial, buruh nelayan, kelompok usaha nelayan, tengkulak, serta seluruh gabungan kelompok nelayan, satu komando mendukung dan memenangkan Bapak Prabowo Subianto dan Mas Gibran Rakabuming Raka pada pemilu 2024," kata Koordinator Tani Merdeka Sektor Nelayan Kabupaten Rembang, A. Chamid dalam keterangannya, Senin malam (8/1).


Chamid menilai dukungan ini dilatarbelakangi oleh keresahan nelayan karena anjloknya harga ikan di pasaran. Sementara di waktu bersamaan, ongkos melaut semakin mahal.

“Kami atas nama 250 pemilik kapal dan 6.000 awak kapal juga berharap kepada Bapak Prabowo Subianto ketika menjadi Presiden Indonesia nanti agar membuatkan dermaga untuk nelayan di pantai Sarang, Rembang ini," ucap Chamid.

Tak hanya itu, untuk mensejahterakan petani, Chamid juga mendorong Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka yang juga merupakan Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono, untuk maju sebagai Calon Gubernur Jateng di Pilkada 2024 mendatang.

Menyikapi hal ini, Ketua Umum DPP Tani Merdeka, Don Muzakir, menyambut baik deklarasi dukungan kepada Prabowo-Gibran.

”Saya akan menyampaikan aspirasi nelayan disini langsung kepada Pak Prabowo, dan Mas Sudaryono selaku Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka," kata Don Muzakir.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya