Berita

Sejumlah pekerja sedang melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilu 2024 di ITLC Kota Banda Aceh/RMOLAceh.

Nusantara

Ditarget 2 Ribu Surat Suara Sehari, Ini Besaran Upah Lipat Surat Suara di Banda Aceh

SENIN, 08 JANUARI 2024 | 07:53 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tidak kurang 150 orang dipekerjakan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh untuk menyortir dan melipat surat suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Mereka dipekerjakan akan mendapatkan upah sebesar Rp350 hingga Rp450 per lembar surat suara, yang dibayar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

"Untuk biaya, mereka dibayar per lembar kertas surat suara yang berhasil disortir dan dilipat," kata Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Banda Aceh, Yusri Razali dikutip Kantor Berita RMOLAceh, Senin (8/1).


Yusri mengatakan, jumlah surat suara yang dilakukan penyortiran dan pelipatan sebanyak 863.970 lembar. Penyortiran dan pelipatan surat suara berlangsung selama dua belas hari ke depan.

Yusri menjelaskan biaya upah sortir dan pelipatan surat suara pada Pemilu 2024 di Banda Aceh berbeda-beda. Untuk surat suara calon presiden dan calon wakil presiden dihargai sebesar Rp305 Per lembar.

"Sedangkan biaya sortir dan lipat surat suara calon legislatif (Caleg) mulai dari DPD, DPR RI, DPRA dan DPRK, sebesar Rp450 per lembar," ujarnya.

Menurut Yusri, dengan upah sebesar itu, setiap pekerja ditargetkan melipat dua ribu surat suara per hari.

"Dengan perhitungan pada setiap kelompok menerima empat dus yang berisi 500 lembar surat suara Pemilu 2024," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya