Berita

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, bersama Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur, Agus Jabo Priyono, saat Apel Siaga di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Minggu (7/1)Ist

Politik

Prima Dirikan 1.966 Posko di DKI untuk Kemenangan Prabowo-Gibran

MINGGU, 07 JANUARI 2024 | 18:00 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Posko pemenangan pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, telah didirikan Partai Rakyat Adil Makmur di ribuan tempat pemungutan suara (TPS).

Ketua Umum Prima, Agus Jabo Priyono, mengatakan, Posko Rakyat Adil Makmur yang disiapkan untuk memenangkan Prabowo-Gibran dimatangkan melalui penyelenggaraan apel siaga di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Minggu (7/1).

"Saat ini Posko Rakyat Adil Makmur sudah berdiri di 1.966 TPS dan 175 kelurahan di DKI Jakarta. Apel siaga itu pun diikuti ribuan koordinator Posko," jelasnya, saat sambutan pada acara itu.


Menurutnya, konsolidasi Posko pemenangan dilakukan marathon dari wilayah Jawa Tengah. Dia mengklaim, di wilayah yang dikenal sebagai kandang banteng itu sudah dibangun posko pemenangan di berbagai karesidenan.

"Masih ada waktu sebulanan untuk terus memasifkan Posko (di Jakarta)," katanya.

Mantan petinggi Partai Rakyat Demokratik (PRD) itu juga percaya diri ikut memenangkan Prabowo-Gibran dalam satu putaran.

"Prima akan berjuang sekuat-kuatnya memenangkan Prabowo-Gibran sekali putaran saja pada 14 Februari," tutup Jabo.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, mengapresiasi konsolidasi Posko yang digelar Prima.

Menurutnya, konsolidasi itu mengindikasikan bahwa kekuatan dan dukungan dari arus bawah sudah tidak bisa dibendung untuk kemenangan pasangan nomor 2.

"Prima ini simbol partainya rakyat biasa, kalau kekuatan mereka sudah begini, dukungan dari arus bawah sudah tak bisa dibendung lagi," ucapnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya