Berita

Sheikh Hasina/Ist

Dunia

Bangladesh Gelar Pemilu, Sheikh Hasina Berpeluang Menang Telak

MINGGU, 07 JANUARI 2024 | 11:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pada Minggu (7/11), warga Bangladesh berbondong-bondong ke tempat pemungutan suara untuk berpartisipasi dalam pemilihan umum tahun ini.

Mengutip laporan AFP, perdana menteri yang mencalonkan diri kembali dalam pemilihan yakni Sheikh Hasina digadang-gadang akan memenangkan mayoritas suara dan menjadi pemimpin Bangladesh untuk masa jabatan yang ke lima.

Prediksi kemenangan Hasina berkaitan dengan hancurnya partai-partai oposisi kuat akibat penangkapan massal.


Sosok Hasina memang sangat terkenal di Bangladesh. Selama memimpin dia berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi signifikan di negara yang dilanda kemiskinan parah.

Namun dia dituduh melakukan pelanggaran hak asasi manusia yang merajalela dan tindakan keras terhadap lawan politiknya.

AFP menyebut partai Hasina yakni Liga Awami hampir tidak menghadapi saingan yang efektif dalam pemilu. Tetapi mereka enggan mengajukan calon di beberapa kursi, untuk menghindari pelabelan badan legislatif sebagai lembaga satu partai.

Sementara itu, oposisi dari Partai Nasionalis Bangladesh (BNP) dan partai-partai lain melancarkan protes selama berbulan-bulan pada tahun lalu untuk menuntut Hasina mundur dari pencalonan PM menjelang pemungutan suara.

Menurut media lokal, aksi protes tersebut berakhir rusuh dengan sekitar 25.000 kader oposisi termasuk seluruh pimpinan lokal BNP ditangkap otoritas keamanan Bangladesh.

Protes yang tersebar terus berlanjut pada hari-hari menjelang pemilu, termasuk beberapa ratus pendukung oposisi yang melakukan demonstrasi di pusat kota Dhaka hari Jumat lalu (5/12).

Sementara itu, Hasina menuduh BNP melakukan pembakaran dan sabotase selama kampanye protes tahun lalu. Dia menilai bahwa BNP berusaha mengacaukan pemilu dengan propaganda.



Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya