Berita

Logo Mabes TNI berslogan Prima/Net

Pertahanan

Netralitas TNI Harga Mati

SABTU, 06 JANUARI 2024 | 12:21 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Jati diri Tentara Nasional Indonesia (TNI) adalah sebagai tentara rakyat. Mulai dari awal proses perjuangan negara sampai dengan saat ini, TNI selalu bersama rakyat.

Demikian ditegaskan Kapuspen TNI, Mayjen Nugraha Gumilar dalam menancapkan komitmen jajaran untuk bersikap netral dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024.

Kapuspen menegaskan netralitas TNI tidak perlu diragukan di tengah perhelatan Pemilu 2024.


"TNI memegang teguh netralitas pada Pemilu 2024, itu sudah final," tegas Mayjen Nugraha Gumilar dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (6/1).

Dalam menjamin netralitas, TNI bahkan sudah meluncurkan Posko Pengaduan Netralitas TNI di pengujung tahun 2023 lalu.

Netralitas ini sejalan dengan perintah Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto dalam berbagai kesempatan. TNI mengharapkan, Pemilu 2024 dilaksanakan secara aman dan damai.

"Perintah Panglima sudah sangat jelas dan disampaikan kepada seluruh prajurit. Apabila ada pelanggaran, pasti ada sanksi yang tegas. Panglima juga meminta jajaran menahan diri agar tidak terprovokasi," sambungnya.

Kapuspen juga menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk melaksanakan Pemilu 2024 dengan aman dan damai, saling menjaga keamanan, dan ketertiban di masyarakat.

"Stop penyebaran berita bohong (hoax), saling menghormati dan menghargai antar elemen bangsa sebagaimana budaya luhur bangsa Indonesia," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya