Berita

Sekjen Partai Gelora, Mahfuz Sidik/RMOL

Politik

Mahfuz Sidik: Pilpres 2024 Momentum Umat Islam Bukan Lagi Pendorong “Mobil Mogok”

KAMIS, 04 JANUARI 2024 | 20:32 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Momentum Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 harus dimanfaatkan umat Islam semaksimal mungkin. Jangan lagi menjadi pendorong “mobil mogok”

Pernyataan sekaligus harapan itu disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Mahfuz Sidik.

"Kalau mau mendukung dan tidak lagi jadi pendorong mobil mogok, maka dukunglah pasangan yang peluang menangnya lebih besar," kata Mahfuz Sidik, lewat kanal Youtube Gelora TV, dikutip Kamis (4/1).


Menurut dia, saat ini yang peluang menangnya lebih besar tak lain pasangan Prabowo-Gibran.

Dia menilai pasangan Prabowo-Gibran merupakan perpaduan dua kekuatan yang sebelumnya berseteru, dan kini bersatu. Mereka memiliki komitmen dan konsisten memperjuangkan kepentingan umat Islam.

"Insya Allah umat ini tidak akan lagi menjadi pendorong mobil mogok. Sekarang saatnya menggabungkan suara politik umat di tengah. Pak Prabowo mendapat dukungan luar biasa dari gabungan suara umat, baik di tengah, kanan maupun kiri," katanya.

Sebab itu Mahfuz berpandangan, dalam kontestasi Pilpres 2024 tidak diperlukan lagi ijtima ulama, karena pada dasarnya suara umat dan ulama telah terdistribusi pada ketiga pasangan calon.

"Jadi, kalau ada Capres yang mengadakan ijtima ulama, itu bukan ijtima ulama, hanya sekadar rukyat dari sekelompok orang atau sekelompok ulama di satu posisi saja. Jadi jangan bikin ijtima yang tidak ijtima," tutup Mahfuz Sidik.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Trenggono Akui Pensiun Dini dari TNI Usai Ditunjuk Jadi Wakil Kepala BGN

Senin, 08 Juni 2026 | 16:24

Razia Balap Liar di Pinang Ranti, Brimob cuma Amankan Satu Sepeda Motor

Senin, 08 Juni 2026 | 16:18

Tujuh Advokat Gugat Otto Hasibuan di PN Balikpapan

Senin, 08 Juni 2026 | 16:05

Silmy Karim Diperiksa Perdana KPK dengan Tangan Diborgol

Senin, 08 Juni 2026 | 16:04

Said Iqbal Merapat ke Istana, Siap Dilantik Jadi Penasihat Presiden

Senin, 08 Juni 2026 | 16:03

Wadirut Pertamina Kunjungi Kilang Balongan Pastikan Operasional Berjalan Baik

Senin, 08 Juni 2026 | 15:57

Jangan Kaget Masalah Ijasah Palsu Tidak akan Selesai

Senin, 08 Juni 2026 | 15:55

KPK Panggil 4 Swasta Kasus Gratifikasi di Lingkungan MPR

Senin, 08 Juni 2026 | 15:47

Profil Shin Tae Yong, Tangan Dingin Penakluk Jerman yang Kini Membesut Persija

Senin, 08 Juni 2026 | 15:45

Nanik S Deyang Berkebaya Biru Jelang Dilantik Jadi Kepala BGN

Senin, 08 Juni 2026 | 15:35

Selengkapnya