Berita

Para calon presiden peserta Pilpres 2024 usai debat pertama beberapa waktu lalu/Istimewa

Politik

Keberatan Debat Capres Digelar MNC Group, Repnas: Harus Netral!

KAMIS, 04 JANUARI 2024 | 19:21 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pelaksanaan debat capres yang bakal diselenggarakan oleh MNC Group mendapat kritik keras dari Ketua Umum Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Indonesia Maju, Anggawira.

Anggawira yang juga bagian dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, menyampaikan keberatannya terkait pelaksanaan debat capres oleh MNC Group.

Pasalnya, pemilik MNC Group, Hary Tanoesoedibjo yang juga Ketua Umum Partai Perindo, merupakan salah satu partai pengusung pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.


"Debat tidak seharusnya dimonopoli oleh televisi yang terkait dengan peserta pemilu atau ketua umum partai politik yang mengusung capres," ungkap Anggawira kepada wartawan, Kamis (4/1).

Sejauh ini TKN telah mengirim surat ke Ketua KPU RI menyampaikan keberatan mereka terhadap pelaksanaan debat oleh MNC Group. Namun, hingga saat ini, KPU belum mengambil keputusan terkait permintaan tersebut.

"Dalam proses penunjukan debat, TV tidak boleh dimonopoli, dan lokasi debat harus netral, tidak berada di MNC Land Kebon Sirih. Keberatan ini menciptakan ketegangan terkait kemandirian pelaksanaan debat dalam proses pemilihan presiden," tutup Anggawira.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya