Berita

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi selama konferensi pers bertajuk "Kilas Balik Diplomasi Indonesia 2023" yang digelar Media Center Indonesia Maju di Jakarta pada Kamis, 4 Januari 2024/RMOL

Dunia

Indonesia Masih Mempelajari Keuntungan Gabung BRICS

KAMIS, 04 JANUARI 2024 | 16:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sempat dirumorkan bakal bergabung dengan kelompok ekonomi negara BRICS (Brazil, Russia, India, China, South Africa), hingga saat ini Indonesia nyatanya belum mengambil keputusan untuk keanggotaan tersebut.

Hal itu diungkap oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi selama konferensi pers bertajuk "Kilas Balik Diplomasi Indonesia 2023" yang digelar Media Center Indonesia Maju di Jakarta pada Kamis (4/1).

Menlu menjelaskan bahwa saat ini Indonesia belum memutuskan dan masih melakukan proses pengkajian mendalam mengenai keanggotaan tersebut.


"Saat ini bahwa Indonesia masih terus mempelajari keuntunganan dengan bergabung dgn BRICS," ujarnya.

Lebih lanjut, Menlu menggarisbawahi posisi Indonesia yang pada dasarnya membuka pintu kerjasama seluas-luasnya dengan pihak manapun.

Kendati demikian, Indonesia tetap memiliki pertimbangan tersendiri untuk bisa masuk suatu organisasi internasional seperti BRICS.

"Indonesia membuka pintu kerjasama dengan semua pihak selama saling menguntungkan. Tapi kita memiliki posisi dasar untuk menimbang masuk ke organisasi internasional," jelasnya.

Menlu menambahkan, urgensi untuk memasuki BRICS nampaknya masih belum memiliki urgensi, selama Indonesia masih memiliki hubungan yang baik dengan pada anggotanya.

"Meski kita belum masuk, kita tetap punya hubunga baik dengan anngotanya," tandasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya