Berita

Ilustrasi surat suara pemilu/Net

Nusantara

Usai Sortir, Lebih 600 Surat Suara DPR-DPRD DKI Rusak

KAMIS, 04 JANUARI 2024 | 14:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Logistik Pemilu 2024 tampaknya harus mendapat perhatian lebih dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sebab, mendekati hari-H pada 14 Februari nanti, kabar logistik pemilu yang rusak justru makin bertambah.

Seperti yang ditemukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta. Ada 677 surat suara DPR RI dan DPRD DKI untuk Pemilu 2024 dalam kondisi rusak.

Dari total 1.496.486 surat suara yang sudah disortir, surat suara DPRD DKI adalah sebanyak 1.295.330 dengan ditemukan 521 rusak dan 1.294.809 baik. Lalu surat suara DPR terhitung 201.156, dengan ditemukan 156 rusak dan 201.000 baik.


"Kami menemukan 156 surat suara DPR Republik Indonesia dan 521 surat suara DPRD DKI rusak," ujar Kepala Divisi Perencanaan dan Logistik KPU DKI Jakarta, Nelvia Gustina, di Jakarta, Kamis (4/1).

Nelvia menuturkan, tingkat kerusakan surat suara itu berbeda-beda. Mulai dari kusut, mengerut, hingga robek sehingga perlu dimusnahkan agar tak disalahgunakan.

Kegiatan pemusnahan itu berdasarkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 1395 Tahun 2023 tentang Pedoman Teknis Tata Kelola Logistik Pemilihan Umum. Di mana ada tiga prosedur yang harus dilakukan.

"Tiga prosedur itu dilakukan h-1 sebelum hari pemungutan suara, disaksikan oleh Polri dan Bawaslu Kabupaten/Kota dan membuat berita acara pemusnahan," tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya