Berita

Wakil Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Khoirudin/Ist

Nusantara

Tanaman Sekitar Bundaran HI Rusak Diinjak-injak Warga Rayakan Tahun Baru

KAMIS, 04 JANUARI 2024 | 03:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

DPRD Provinsi DKI Jakarta meminta pemerintah provinsi segera memperbaiki tanaman rusak di sekitar Bundaran Hotel Indonesia. Kerusakan terjadi akibat terinjak-injak para pengunjung perayaan malam tahun baru.

Wakil Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Khoirudin turut menyayangkan atas kondisi kerusakan tanaman tersebut. Menurut dia, Pemprov DKI sudah semestinya bisa antisipasinya. Sebab, kejadian tersebut kerap berulang pada momentum yang sama setiap tahun.

“Itu harus diantisipasi oleh pemda (pemerintah daerah).Sehingga kalau ini terjadi pasti keluar biaya lagi untuk perbaikan taman dan sebagainya,” kata Khoirudin dikutip dari laman DPRD DKI Jakarta, Kamis (4/12).


Khoirudin juga meminta pemprov mengevaluasi dan membuat aturan, serta imbauan guna menghindari peristiwa serupa.

“Harus ada evaluasi. Sehingga kalau menghadirkan banyak orang, resiko tanaman terinjak bisa dihindari,” ungkap politikus PKS ini.

Selain evaluasi, Khoirudin juga mendorong pemprov membuat aturan sanksi terhadap warga yang menginjak tanaman di setiap taman. Sehingga terwujud kesadaran pentingnya menjaga keindahan kota.

“Ini tanggungjawab bersama ya antara Pemerintah dan masyarakat. Makanya harus ada kesadaran untuk menjaga tanaman-tanaman sekitar,” kata Khoirudin.

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta Bayu Meghantara menjelaskan, tanaman rusak mencapai seluas 208 meter persegi. Di antaranya, tanaman varian bakung lele, aralia, dan bougenville.

Ia menargetkan, perbaikan dilakanakan selama tiga hari ke depan. Sehingga kondisi taman kembali seperti semula.

“Kami targetkan Insya Allah dua sampai tiga hari ke depan selesai. Selamat tahun baru untuk kita semua, mari sama-sama jaga alam kita, Insya Allah alam juga akan menjaga kita,” kata Bayu.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya