Berita

Relawan ET dukung Prabowo-Gibran di Posko Relawan Prabowo-Gibran, Slipi, Jakarta Pusat, Rabu (3/1)/RMOL

Politik

Didukung 4 Relawan Erick Thohir, TKN: Menambah Spirit Satu Putaran

RABU, 03 JANUARI 2024 | 15:37 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dukungan dari empat kelompok relawan Erick Thohir untuk Prabowo-Gibran menambah semangat para kader untuk memenangkan paslon nomor urut 2 itu di putaran pertama.

Hal itu disampaikan Komandan Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran Haris Rusly Moti dalam deklarasi dukungan Indonesia Moeda, Alumni Cipayung DKI For ET, Mahasiswa BangET, Rumah Indonesia.

"Dukungan relawan ini menambah spirit untuk memenangkan Prabowo-Gibran bisa menang satu putaran, minimal 57 persen suara. Sekali putaran jadi spirit relawan pada Pilpres 2024 ini," kata Haris Rusly Moti di Posko Relawan Prabowo-Gibran, Slipi, Jakarta Pusat, Rabu (3/1).


Haris menyampaikan, relawan besar Prabowo-Gibran terbagi dari empat kelompok. Pertama, relawan Prabowo 08, relawan Gibran, relawan Joko Widodo dan relawan yang terafiliasi dari sembilan partai politik yang mengusung Prabowo-Gibran.

"Hari ini bertambah lagi relawan yang mendukung Erick Thohir. Tanggung jawab kami untuk memberikan landasan. Kalau ingin satu putaran kita kerja keras sosialisasikan sosok dan program kerja Prabowo-Gibran," jelasnya.

Dia juga menyampaikan pesan kepada relawan untuk kampanye positif. Relawan diminta memberikan dukungan tidak mengadu domba yang bisa menimbulkan perpecahan.

"Kita pertahankan kampanye positif. Ini harus dilakukan relawan yang masih muda-muda ini. Mudah-mudahan pertengahan Januari nanti hasil survei yang saat ini sekitar 43 persen bisa mencapai 57 persen. Jangan terlena hasil survei, tapi jadikan spirit satu putaran memenangkan Prabowo-Gibran," demikian Haris Rusly Moti.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya