Berita

Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, menghadiri acara "Doa Santri untuk Negeri" di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (2/1)/Istimewa

Politik

Pimpinan Ponpes Genggong: Hidup Prabowo Sudah Diwakafkan untuk Indonesia

SELASA, 02 JANUARI 2024 | 16:47 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, telah mewakafkan dirinya untuk Indonesia.

Klaim itu disampaikan Pemimpin Pondok Pesantren Genggong, Mutawakil Alallah, saat Prabowo menghadiri acara "Doa Santri untuk Negeri" di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (2/1).

“Kami yakin menerima Prabowo karena hidupnya sudah diwakafkan untuk Indonesia,” kata Mutawakil.


Mutawakil yakin Prabowo akan menang dalam Pilpres nanti. Apalagi beberapa posisi strategis tengah diemban Prabowo, salah satunya adalah Menteri Pertahanan.

“Prabowo sudah ditakdirkan untuk jadi presiden. Salah satu buktinya beliau jadi Menhan, posisi strategis yang mempertahankan kedaulatan negara,” ucap Mutawakil.

Unsur pertahanan, menurut Mutawakil, juga beririsan dengan nilai agama. Sebab, semua agama apapun memerlukan stabilitas negara.

“Posisi Pak Prabowo sebagai Menhan adalah uji coba dan ternyata beliau sukses,” sebut Mutawakil.

Mutawakil pun beranggapan bila Prabowo adalah sosok nasional yang memiliki ciri khas. Sejauh ini Ponpes Genggong hanya menerima dua tokoh nasional, yaitu KH Maruf Amin, dan yang kedua Prabowo yang berkunjung hari ini.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya