Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Survei ICRC: Elektabilitas Prabowo-Gibran Ditempel Ganjar-Mahfud

SELASA, 02 JANUARI 2024 | 13:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pilpres 2024 diprediksi bakal berlangsung dua putaran, setelah belum ada pasangan calon yang mencatatkan elektabilitas di atas 50 persen.

Prediksi lembaga survei Ide Cipta Research and Consulting (ICRC), pasangan calon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka bakal melaju putaran dua bersama pasangan calon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

"Jika dilihat dari data survei ICRC terbaru ini, maka Pilpres 2024 masih diprediksikan akan terjadi dua putaran," ujar Direktur Eksekutif ICRC Hadi Suprapto Rusli dalam keterangan tertulis, Selasa (2/1).


Pada survei yang dilakukan periode Desember 2023, Prabowo-Gibran mencatkan elektabilitas 39,4 persen, ditempel Ganjar-Mahfud di angka 29,1 persen.

Sementara paslon nomor urut 3 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) mencatatkan elektabilitas 25,6 persen.

Kemudian yang belum memutuskan sebesar 4,4 persen, rahasia 1,0 persen dan tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 0,5 persen dengan total 5,9 persen.

Jumlah sampel pada survei ini sebanyak 1.230 orang, dengan margin of error sebesar ±2,79 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Metode penarikan sampel yang digunakan yaitu Stratified Random Sampling dan waktu pengumpulan data pada tanggal 20-26 Desember 2023.

Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara via telepon oleh pewawancara terlatih.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya